Presiden Jokowi Kunjungi Wisata Religi Islam di Tapanuli Tengah

0

Mengunjungi  tempat wisata kerap  menjadi kegiatan Presiden RI Jokowi dalam melakukan kunjungan kerjanya ke luar kota. Kali ini yang dikunjungi orang nomer satu di Indonesia itu adalah Pemakaman Mahligai Barus, di Desa Sihorbo, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah,  pada  Jumat pagi, 23 Maret 2017. Dalam kunjungannya ke salah satu wisata religi ini, Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan sejumlah menteri terkait diantaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

Pemakaman Mahligai Barus yang terbentang di atas bukit seluas 3 hektare tersebut terdapat sejumlah makam ulama besar asal Timur Tengah. Presiden mengatakan Pemakaman ini merupakan bukti bahwa hubungan Indonesia dan Timur Tengah juga terjalin ratusan lalu dan hubungan tersebut merupakan upaya dalam menyebarkan agama Islam yang dijadikan sejarah masuknya Islam ke Indonesia.

“Ini menunjukkan bahwa hubungan antara Timur Tengah dengan Indonesia itu sudah ada sejak abad ke 6. Jadi kalau di Masehi itu 661 Masehi, 48 Hijriah, jadi artinya memang ratusan tahun yang lalu hubungan itu telah ada,” ujar Presiden  usai mengunjungi  tempat wisata ini.

Menurut Presiden selain itu, hubungan Indonesia dengan Timur Tengah sudah terjalin karena adanya hubungan perdagangan. Mengingat wilayah Barus merupakan penghasil kapur barus dan rempah-rempah yang terkenal hingga ke Timur Tengah bahkan kawasan Eropa.

“Hubungan yang sifatnya dagang mencari disini kapur barus, merica, kemiri, kemenyan, semuanya ada dari Barus dan sekitarnya,” lanjut Presiden.

Lebih lanjut Presiden mengatakan tak heran jika hubungan Indonesia dengan Timur Tengah berjalan dengan baik sejak sebelum kemerdekaan. Presiden pun meyakini jika hubungan baik tersebut akan terus terjalin di masa mendatang.

“Hubungan kita dengan Timur Tengah sudah lama sekali, ya kalau sekarang ini semakin erat ya memang sudah sewajarnya karena dulu saja sudah dekat, sudah erat, sekarang kalau semakin erat juga semakin baik,” ujar Presiden.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *