Presiden Jokowi Minta Aceh Ramah Terhadap Investor
Presiden Jokowi berpesan agar Provinsi Aceh ramah terhadap calon investor yang akan masuk. Hal tersebut disampaikan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf usai menemui Presiden di Istana Merdeka Jakarta, Selasa, 11 Juli 2017.
Menurut Iwandi apa yang dikatakan Presiden benar karena Aceh merupakan bekas daerah konflik, sehingga sangat sensitif bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di negeri serambi mekah itu. Apalagi isu-isu yang dihembuskan selalu berkaitan dengan politik dan keamanan
“Pesan-pesan Presiden agar investor tidak ragu-ragu datang ke Aceh. Agar investor tidak khawatir masuk, saya akan segera menyiapkan cara-caranya,” kata Iwandi dalam sesi jumpa pers usai bertemu Presiden di Istana Merdeka.
Gubernur yang kembali menjabat untuk periode 2017-2021 ini juga meminta para wartawan membantu tugas pemerintah untuk menarik investor, caranya dengan tidak “bermain-main” dengan judul terkait keamanan di Aceh.
“Sebetulnya keamanan Aceh itu lebih aman dari provinsi mana pun. Karena label bekas konflik, maka satu jarum jatuh pun akan berasa,” kata Irwandi.
Dia mengatakan berdasarkan data kriminalisasi di Aceh sangat jauh angkanya dibandingkan dengan daerah lainnya, termasuk provinsi tetangga.
Karena itu, Irwandi juga meminta kepada pemerintah pusat dan para duta besar Indonesia di mancanegara untuk menjelaskan kepada masyarakat dunia tentang kondisi sebenarnya di Aceh. Tujuannya agar tidak ada keraguan lagi bagi para investor luar untuk membangun usahanya di Aceh.
Irwandi meminta pemerintah pusat dan duta-duta besar Indonesia di mancanegara untuk aktif menjelaskan kondisi Aceh sebenarnya agar para investor tidak ragu-ragu masuk.
“Aceh lebih aman dan nyaman, turis-turis yang datang ke Aceh tidak pernah komplain masalah keamanan, cuma mereka pada komplain masalah sampah, itu yang akan segera kami selesaikan,” ungkapnya.
Selain itu, Irwandi juga mengungkapkan bahwa Presiden meminta pemerintah Provinsi Aceh menindaklanjuti program-program pemerintah pusat yang sedang atau yang akan direncanakan.
“Kami sepenuhnya akan membantu program pusat, seperti program jalan tol, KEK (kawasan ekonomi khusus), tentang Sabang dan beberapa pembangunan irigasi,” tegas Irwandi.