Presiden Minta Pihak Yang Pesimis Cari Negara Lain

0
presidenri.go.id-13072026102814-6a545b4eb65ed1.19017653

Presiden dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta (Foto: BPMI Setpres)

El John News, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali menyindir pihak-pihak yang pesimis terhadap perkembangan Indonesia. Kali ini sindiran tersebut disuarakan Presiden dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Pada kesempatan ini, Presiden mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam pandangan pesimistis terhadap arah pembangunan nasional.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki sumber daya dan potensi besar untuk menjadi negara yang semakin maju. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengarahkan energi pada kerja nyata dan memperkuat persatuan, bukan terus menyebarkan keraguan mengenai masa depan Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan pesan kepada pihak-pihak yang tidak memiliki keyakinan terhadap prospek Indonesia.

“Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain. Silakan. Tidak ada yang melarang,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan tetap fokus menjalankan berbagai program pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang terus diperkuat adalah pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan melalui koperasi yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Selain itu, Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai modal utama membangun bangsa. Menurutnya, budaya saling membantu jauh lebih penting dibandingkan saling menyalahkan atau mencela.

“Mari kita bersatu. Mari kita gotong royong. Mari kita kerja sama. Yang kuat bantu yang lemah. Yang lemah kerja sama yang baik. Insya Allah kita akan bangkit,” ujarnya.

Prabowo juga menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan. Perbedaan suku, latar belakang politik, maupun pilihan partai dinilai tidak boleh menghalangi semangat untuk bekerja bersama demi kepentingan bangsa.

“Kita ini satu keluarga. Apapun latar belakang kita, apapun suku kita, apapun partai kita. Semua partai banyak patriot,” pungkas Prabowo.

Melalui peringatan Hari Koperasi Nasional, Presiden berharap semangat persatuan, optimisme, dan gotong royong terus menjadi fondasi dalam mempercepat pembangunan nasional serta mewujudkan Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *