Presiden Prabowo Sampaikan Komitmen Kolaborasi Strategis di Forum Ekonomi Internasional SPIEF 2025
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025 yang digelar di ExpoForum Convention and Exhibition Centre, St. Petersburg, Rusia, pada Jumat, (20/5/2025). Dalam forum ekonomi prestisius yang mempertemukan para pemimpin dunia tersebut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kerja sama strategis lintas kawasan sebagai kunci stabilitas dan pertumbuhan global di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
Forum ekonomi tahunan yang tahun ini mengangkat tema “Shared Values: The Foundation of Growth in a Multipolar World” dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin yang juga menjadi tuan rumah acara. Tokoh dunia lainnya yang hadir adalah Pangeran Nasser bin Hamad Al-Khalifa dari Bahrain sebagai Co-Partner SPIEF 2025, Wakil Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok Ding Xuexiang, dan Wakil Presiden Afrika Selatan Paul Mashatile.
Presiden Prabowo mendapat kehormatan sebagai salah satu pembicara utama dalam sesi pleno, yang berlangsung sesaat setelah pidato pembukaan dari Presiden Vladimir Putin. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas undangan yang diberikan kepadanya untuk tampil dalam forum global tersebut.
“Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan pandangan Indonesia dalam forum penting ini. SPIEF adalah ajang yang sangat strategis bagi para pemimpin dunia untuk berdiskusi, berbagi pandangan, serta menjajaki peluang kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya.
Presiden menekankan bahwa di tengah dinamika dunia yang semakin multipolar dan penuh tantangan, forum seperti SPIEF memainkan peranan krusial dalam membangun saling pengertian dan memperkuat kepercayaan antarnegara. Ia melihat SPIEF sebagai wadah inklusif yang mempertemukan negara-negara dari berbagai kawasan—Barat, Timur, maupun negara-negara Global South—untuk berdialog secara setara dan strategis.
“Indonesia memandang forum ini sebagai titik temu penting antara berbagai kawasan dunia. Di sinilah kepercayaan strategis dibangun, dan inisiatif kolaboratif dapat dirancang demi menciptakan stabilitas serta kemakmuran bersama,” lanjut Presiden Prabowo.
Dalam konteks perubahan lanskap global yang kini kian kompleks, Presiden Prabowo juga menyuarakan pentingnya menjaga nilai-nilai bersama sebagai fondasi utama untuk pertumbuhan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kerja sama antarbangsa harus dilandasi oleh saling menghormati, keadilan, dan komitmen terhadap perdamaian dunia.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam SPIEF 2025 turut memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di panggung global. Delegasi Indonesia dalam kesempatan ini turut diisi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang mendampingi Kepala Negara selama rangkaian kegiatan di Rusia.
SPIEF telah dikenal sebagai salah satu forum ekonomi internasional terbesar yang menjadi ajang pertukaran ide dan kebijakan ekonomi lintas negara. Partisipasi aktif Indonesia dalam forum ini menunjukkan tekad untuk terus memainkan peran sebagai negara yang menjembatani kepentingan berbagai blok kekuatan dunia.
Dengan menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra yang menjunjung tinggi nilai-nilai dialog dan kolaborasi, Presiden Prabowo berharap hubungan ekonomi, politik, dan strategis antara Indonesia dan berbagai negara dapat terus berkembang secara seimbang dan saling menguntungkan.
