Presiden Tugaskan Luhut Lobi Tiongkok Untuk Kelanjutan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Pemerintah Indonesia memberi sinyal untuk melanjutkan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya. Hal itu terlihat dari instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada Menko Maritim & Investasi Luhut Binsar Panjaitan untuk melobi Tiongkok agar proyek tersebut dapat diteruskan.
Luhut pun membenarkan telah mendapat tugas dari Presiden terkait kelanjutan proyek ini. Penugasan ini disampaikan Presiden saat meninjau perkembangan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
“Presiden perintahkan saya untuk pergi ketemu Tiongkok. Kita lihat kalau mereka setuju dan prinsipnya setuju bagaimana kita,” kata Luhut seusai acara HUT ke-20 Yayasan Del di Gedung Sopo Del, Jakarta Selatan, Senin (31/5/2021).
Kereta cepat Jakarta-Surabaya ini merupakan kelanjutan dari rute kereta cepat Jakarta Bandung. Nantinya kereta dengan teknologi canggih ini akan menempuh rute Jakarta -Bandung – Bandara Kertajati di Majalengka – Yogyakarta – Solo – Surabaya. “Presiden arahan Bandung-Kertajati-Jogja-Solo-Surabaya,” sebutnya.
Menurut Luhut, Tiongkok pada prinsip siap membantu Indonesia membangun kereta cepat Jakarta-Surabaya. Bantuan tersebut tidak hanya menyangkut SDM namun juga diisukan soal pendanaan.
Luhut mengaku tidak masalah proyek ini didanai dari pinjaman asing, asalkan bunganya murah dengan tenor yang panjang serta pembangunanya berjalan baik dan hasilnya yang didapat sesuai harapan.
Luhut mengungkapkan, kereta cepat memiliki dampak yang positif terhadap perekonomian nasional. “Itu akan menimbulkan simpul-simpul ekonomi baru. Seperti Tol Jagorawi. Itu 10-15 tahun baru kelihatan. Kalau kalian bikin infrastruktur sekarang, enggak langsung terus kelihatan. Itu butuh waktu. Jadi sama kayak Tol Trans Sumatera,” sambungnya.
Seperti diketahui pada 14 Januari 2021 lalu, Luhut telah bertemu dengan Menlu Tiongkok, Wang Yi, di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Dalam pertemuan itu, Luhut menyinggung proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya. Bahkan kepada Menlu Tiongkok, Luhut membeberkan proyek ini telah dibahas Presiden Jokowi dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping.
