Program Jambanisasi Sasar Empat Desa

0
Toilet 1

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan membangun fasilitas permukiman terkait program jambanisasi untuk ratusan Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Playen, Karangmojo dan Wonosari. Dengan program jambanisasi ini diharapkan tahun ini tidak ada lagi warga yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

”Harapannya dengan program jambanisasi ini diharapkan seluruh warga sudah menggunakan jamban sehat sesuai dengan kriteria,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul Priyanto Madya Satmoko.

Kebijakan jambanisasi ini dilakukan berdasarkan dari pendataan masyarakat melalui kader-kader yang ditugaskan di lapangan. Dari data inilah yang kemudian digunakan sebagai acuan pemetaan dan upaya peningkatan program yang telah digagas oleh pemerintah.

Tidak hanya masyarakat yang kurang mampu, namun juga ada warga yang meskipun secara ekonomi memiliki kemampuan tetapi kurang memperhatikan dengan kesehatan. Kemudian dari pemerintah sendiri berupaya melakukan pendekatan agar fasilitas hunian yang cukup penting itu segera dilengkapi.

”Upaya terus kami lakukan pendataan rumah sehat, jamban sehat dan pola hidup sehat terus diserukan. Perlahan agar warga mulai paham pentingnya fasilitas kesehatan,” imbuhnya.

Pemenuhan jamban sehat sendiri juga dilakukan melalui program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan. Sehingga nantinya masing-masing kecamatan ini mampu mengalokasikan dana yang diperoleh untuk pembangunan jambanjamban sehat bagi masyarakat yang membutuhkan dan masuk dalam kriteria penerima bantuan.

Bahkan tidak hanya itu, melalui program pemerintah desa, pemenuhan fasilitas ini juga dapat dilakukan. ”Terus diupayakan agar semua masyarakat Gunungkidul memiliki fasilitas yang memadahi mengingat baru 78 persen yang memiliki jamban sehat atau layak,”ucapnya.

Beberapa tahun lalu, dana miliaran rupiah juga telah digelontorkan melalui program-program di kecamatan dan OPD untuk pembangunan jambanisasi di wilayah Saptosari dan Gedangsari yang dianggap menjadi kawasan yang layak mendapat bantuan. Kedua kecamatan tersebut, mayoritas warganya belum memilik fasilitas jamban sehat.

Sementara Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Agus Subaryanto mengatakan dari DPUPRKP sendiri juga memiliki program pembangunan serupa yang terbagi dua jenis. Pada tahun 2019 ini, ada 200 unit rumah yang akan disasar bantuan dari pemerintah untuk pembangunan jamban sehat.

Ratusan unit bantuan tersebut akan menyasar pada desa yang kebutuhannya mendesak.”Terdapat empat desa yakni Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo, Desa Logandeng dan Gading Kecamatan Playen, serta Karangrejek, Kecamatan Wonosari,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *