DestinationHeadline News

Proses Evakuasi Dilanjutkan, Jalur Wisata Puncak Masih Ditutup

Hari kedua pasca longsor, Selasa,6 Januari 2018, jalur wisata puncak masih ditutup. Namun penutupan kali ini dimulai dari area Taman Safari Indonesia (TSI),  Gunung Mas sampai Pos Polisi Jabar 9, Ciloto.

Kendaaraan dari Jakarta yang ingin ke Puncak hanya bisa sampe di TSI. Sedangkan kendaraan dari arah Cianjur dialihkan menggunakan jalur alternatif di Jonggol.
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama penutupan masih dilakukan karena proses evakuasi masih berjalan.

“Penutup sebagian jalur Puncak masih kami lakukan, saat ini upaya evakuasi dilanjutkan di titik Riung Gunung,” kata AKP Hasby.

Kondisi puncak sejak pagi hingga berita ini dimuat masih mendung dan turun kabut kebal. Kabut yang turun ini berdampak pada jarak pandang. Dengan kondisi itu, proses evakuasi pun dilakukan dengan kehati-hatian.

Tidak menutup kemungkinan longsor dapat terjadi jika hujan  deras mengguyur puncak. Pasalnya ada tebing yang kondisi tanahnya rapuh, termasuk tebing sisa-sisa longsoran.

 

Untuk menghindari longsor susulan petugas dari Tim SAR Gabungan telah memasang terpang di tebing yang longsor setinggi 10 meter. Terpal ini dipasang, agar jika ada longsor susulan tidak langsung mengenai petugas yang sedang melakukan proses evakuasi.

Pada Selasa pagi, kendaraan roda dua diperbolehkan  melintas, namun menjelang siang kendaraan roda dua dilarang menuju puncak, karena  akan dilakukan proses  evakuasi. Evakuasi dilakukan dengan mencari korban yang diduga terkena longsoran.

Tim SAR gabungan yang diterjunkan terdiri dari Brimob Polda Jabar, Polres Bogor, TNI, BPBD dan Damkar. Untuk pembukaan jalur puncak masih mengikuti kondisi di lapangan. Selain itu, juga akan diteliti  apakah ada potensi longsor susulan. Jika ada potensi kuat longsor susulan maka penutupan di jalur puncak masih dilakukan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button