PT Telkom Siap Ganti Rugi Kepada Pelanggan Pengguna Satelit Telkom 1

0
94225-layanan-satelit-telkom-1

PT Telkom Indonesia Tbk (PT Telkom) tidak akan lepas tangan terkait kerugian yang dialami para pelanggan Telkom yang menggunakan satelit Telkom 1. Direktur Utama PT Telkom Alex J Sinaga mengatakan pihaknya akan menanggung seluruh kerugian akibat gangguan layanan yang diakibatkan dari gangguan anomali yang menghantam satelit Telkom 1. Data yang dimiliki Telkom, tercatat  pelanggan yang menggunakan satelit Telkom 1 mencapai 63 pelanggan dengan lebih 15.00 site.

Any cost maksudnya adalah cost yang harus kami tanggung supaya layanan segera pulih. Kalau ada kerugian pelanggan, kami dengan pelanggan punya kontrak service guarantee,” kata  Alex dalam jumpa pers di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Agustus 2017.

 

Menurut Alex, kesapakatan ganti rugi telah tertuang dalam kerjasama antara Telkom dengan dengan pengguna jasa akhir alias end user dan penyedia jasa ke pihak lain atau VSAT. VSAT banyak digunakan oleh bank-bank di Indonesia untuk mengoptimalkan transaksi yang menggunakan satelit seperti anjungan tunai mandiri atau ATM.

Seperti diketahui saat satelit Telkom 1 terkena anomali pada Jumat, 25 Agustus 2017, banyak nsabah bank yang kesulitan melakukan transaksi melalui ATM. Para nasabah ini juga merupakan pihak yang akan mendapatkan ganti rugi oleh Telkom.

“Sebetulnya mereka (bank) bukan pelanggan Telkom secara langsung, tapi kami ikut. Kami katakan kepada para VSAT provider semua biaya repointing kami tanggung,” ujar Alex.
Telkom saat ini pun tengah berupaya meulihkan layanan pelanggan dengan melakukan repointing atau migrasi dari satelit Telkom 1 ke satelit Telkom 2, Telkom 3S, Apstar, dan Chinasat.  Terkait peraliha ini, pihak bank atau pelanggan lain  diminta untuk segera memindahkan parameternya ke satelit lain, pasalnya satelit Telkom 1 dipastikan tidak dapat digunakan lagi.

Kepastian tidak dapat diopersikannya kembali satelit Telkom 1 ini sudah berdasarkan investigasi yang dilakukan Telkom bersama produsen satelit Telkom 1 Lockheed Martin. Bahkan Lockheed Martin telah menyarankan agar dilakukan proses shut down terhadap satelit Telkom 1 agar tidak diintervensi oleh pihak lain.

Posisi satelit Telkom 1 akan digantikan satelit Telkom 4 yang kini sedang tahap pengerjaan. Perkembangan terkinis sudah menyampai 70 persen pengerjaan satelit Telkom 4. Dijadwalkan satelit Telkom 4 akan mengorbit pada pertengan tahun 2018 mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *