Ratusan Warga London Antusias Saksikan Kolaborasi Jazz dan Gamelan

0
Gitaris I Wayan Balawan menghibur penggemarnya saat konser Balawan & the Gamelan Master di Kota Denpasar, Bali, Sabtu (20/5).

Gitaris I Wayan Balawan menghibur penggemarnya saat konser Balawan & the Gamelan Master di Kota Denpasar, Bali, Sabtu (20/5). Dalam penampilan tersebut, Balawan menampikan berbagai komposisi musik yang memadukan musik modern dengan gamelan tradisional Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc/17.

Ratusan pengunjung yang memadati Brunei Gallery SOAS Universityof London, Sabtu malam, 9 Desember 2017 terpesona melihat kolaborasi musisi jazz Indonesia I Wayan Balawan dan kelompok musik gamelan Bali, Lila Cita dibentuk Andy Channing serta dua seniman Inggris Yaron Stavi di Double Bass dan Asaf Sirkis – Drum. Para pengunjung begitu antusias mensaksikan kolaborasi musisi hebat ini saat membawakan lagu Janger.

Dinginnya malam di kota London dimana suhu udara telah turun mendekati 0 derajat celsius dan akhirnya turun salju berhasil menghangatkan ruangan ketika kedua maestro musik pada bidangnya masing-masing tersebut berkolaborasi, menampilkan paduan musik yang harmonis dan konstruktif.
Tak hanya masyarakat biasa, Minister Counsellor Pensosbud KBRI London, Thomas Siregar juga ikut menikamti suasana saat nonton langsung pagelaran musik ini. Seperti para penonton, Thomas juga memberikan aplus  kepada para musisi usai tampil. Thomas mengatakan digelarnya kolaborasi Jazz dan Gamelan merupakan ide yang cemerlang yang hasilnya begitu dahsyat. kolaborasi Jazz dan Gamelan yang merupakan sinergitas antara Gamelan Composer`s Forum, School of Oriental and African Studies (SOAS) dan KBRI London.
“Its amazing,” ujar seorang penonton yang merekam pertunjukan yang berlangsung selama dua jam itu yang mengaku suatu kolaborasi yang sangat indah, “Saya rekam buat anak saya yang tidak sempat datang “`ujar dia.
Balawan pun angkat bicara terkait penampilannya ini. Ia mengatakan, penampilannya di London, Inggris merupakan yang pertama kali. Dan yang membuat Balawan tidak percaya, hasilnya begitu memuaskan padahal dirinya bertemua musisi lain hanya sejam.
“Saya senang bisa tampil di London untuk pertama kalinya yang menjadi kiblat musik dunia,” ujar Balawan yang juga ditemani berjam session dengan pemain harmonika Ryehan Naufal mahasiswa Indonesia di Inggris.

Pementasan kolaborasi musik gamelan dan musik jazz diawali dengan penampilan Jagung Jagung yang dibawakan sekelompok pemain gamelan yang terdiri dari warga negara Inggris yang secara teratur berlatih di Southbank Centre.

Alunan merdu dan halus permainan gamelan gaya Yogyakarta sebagai pengantar dalam acara Kolaborasi Jazz dan Gamelan yang digagas oleh Gamelan Composer`s Forum yang dipimpin Aris Daryono, pemain dan pelatih gamelan di sejumlah sekolah dasar di Inggris.

Sementara Aris Daryono yang merupakan inisiator kegiatan ini menyatakan kepuasannya melihat soliditas dan semangat para pengisi acara dari Southbank Centre, Lila Cita Gamelan pimpinan Andy Channing, Lila Bhawa Dance Company dan utamanya I Wayan Balawan, pemain gitar Jazz yang khusus didatangkan dari Jakarta.

Tembang Forest dan Take and Give yang merupakan komposisi gamelan yang dibuat dengan menggunakan alat musik gitar oleh I Wayan Balawan semakin menambah rasa penasaran penonton umumnya pemerhati musik tradisional dan kontemporer di Inggris.

Sementara Aris Daryono, inisiator kegiatan ini menyatakan kepuasannya melihat soliditas dan semangat para pengisi acara dari Southbank Centre, Lila Cita Gamelan pimpinan Andy Channing, Lila Bhawa Dance Company dan utamanya I Wayan Balawan, pemain gitar Jazz asal Bali sering tampil di Eropa . (Sumber Antara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *