Reaktivasi Jalur Rel Kereta Api Permudah Integrasi Se Jawa Barat
Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik mengatakan, pihaknya memang tengah melakukan integrasi dalam transportasi publik di Jabar. Salah satu upayanya dengan melakukan reaktivasi empat jalur rel kereta api di Jawa Barat yang terintegrasi langsung ke Bandara Internasional Jawa Barat (BJIB) Kertajati.
“Soal reaktivasi, kami rencanakan terintegrasi dengan Bandara Internasional Jawa Barat, sekarang bandara sudah selesai tinggal merencanakan jalur kereta apinya. Gubernur juga ingin jalur Rancaekek Tanjungsari bisa ke Kadipaten Kertajati, atau double track ke Pantura-Arjawinangun masuk ke Kertajati,”ujar Dedi Taufik.
Selain BJIB Kertajadi, reaktivasi jalur kereta api ini juga akan menghubungkan ke pelabuhan Patimban di Jawa Barat Selatan yang sedang di bangun dan rencananya akan diresmikan tahun 2019 mendatang. Selain itu, Pelabuhan Ratu dan Bojong Salawe di Pangandaran, yang dekat dengan Bandara Nusawiru seiring dengan reaktifasi kereta api Banjar-Pangandaran-Cijulang yang akan terkoneksi dengan Bojong Salawe.
Dengan sejumlah rencana tersebut kata Dedi, pihaknya tak hanya memberikan pelayanan namun juga harus mengutamakan keselamatan penumpang.
“Kedepankan safety baru pelayanan. Sesuai dengan hari perhubungan ini guyub rukun bangun bangsa guyub rukun untuk mewujudkan transportasi berkeselamatan,” ujar dia.
