Rektor Universitas Tarumanegara Diberikan Marga Pada Saat Rakernas PSMTI XVII 2019

Pada saat menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-17 tahun 2019 di MG Setos Hotel. Semarang, Jawa Tengah. Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) melakukan pemberian Marga kepada Dua tokoh berbeda. Pemberian Marga tersebut di lakukan pada hari ketiga Rakernas PSMTI, Sabtu (16/11/2019).
Salah satu tokoh yang mendapatkan Marga tersebut yakni Prof. DR. Agustinus Purna Irawan yang diberikan Marga Wu dan nama Tian Chen.
Agustinus yang juga merupakan seorang Rektor di Universitas Tarumanegara (UNTAR) mengatakan, dirinya sangat senang menerima Marga yang diberikan PSMTI. Menurutnya pemberian Marga kepada dirinya merupakan bentuk tanda persaudaraan dari PSMTI khususnya etnis Tionghoa.
“Alasan saya mau menerima pemberian Marga tionghoa dikarenakan saya percaya bahwa disetiap hidup kita harus bersaudara dengan semua orang, karena persaudaraan tidak melihat suku, agama dan lainnya.” Ujar Agustinus.
Agustinus pun menjelaskan mengapa dirinya sangat tertarik dengan Tionghoa, entah itu budaya dan orang-orangnya. Ia mengatakan bahwa telah dibesarkan di lingkungan yang banyak etnis Tionghoa.
“Saya besar di lingkungan yang banyak etnis Tionghoa, mulai dari SD hingga kuliah, kemudian di tempat saya bekerja juga banyak teman-teman yang berasal dari Etnis Tionghoa itu membuat saya tau beberapa komunitas etnis Tionghoa.” Jelasnya.
Dirinya pun berharap, setelah mendapatkan Marga dari PSMTI dapat berguna dalam kehidupan sosial.
“Marga ini merupakan kehormatan, oleh karena itu saya harap dapat dipergunakan di kehidupan sosial. Saya juga ingin berhubungan dengan banyak orang yang satu frekuensi untuk membangun negeri ini agar lebih baik.” pungkasnya.
Selain Agustinus, ada Azmi Abubakar selaku pendiri Museum Pustaka Peranakan Tionghoa yang mendapatkan Marga Lim dengan nama Se Ming.

