Resmi Dilantik, BPP KKLR Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Luwu

0
IMG_7919

Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPP KKLR masa bakti 2022-2027 resmi dilantik )pada Sabtu sore (16/07/2022) di Hotel Sultan, Jakarta. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Muchlis Patahna dengan membacakan naskah pelantikan dan ikrar yang diikuti oleh seluruh pengurus BPP KKLR.

Pelantikan ini disaksikan langsung oleh Datu Luwu XL, Andi Maradang Mackulau dan sejumlah kepala daerah yang di Luwu Raya.  Tokoh Tana Luwu, Sarifuddin Sudding, Aliyah Mustika Ilham, anggota DPRD Provinsi Sulsel, Dapil Luwu Raya dan anggota DPRD Kabupaten Kota se-Luwu Raya juga ikut hadir dalam kegiatan ini.  

Tak hanya itu, kegiatan  ini juga dihadiri  seluruh utusan peserta pengurus wilayah, pengurus cabang dan pengurus badan otonom, BPP KKLR dan PP IPLR, yang berjumlah kurang lebih 300 pengurus.  Setelah pembacaan ikrar, Ketua Umum BPP KKSS menyerahkan bendera pataka kepada Ketua Umum BPP KKLR Arsyad Kasmar.

Setelah pelantikan BPP KKLR, dilanjutkan dengan pelantikan Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKLR DKI Jakarta, Pengurus Pusat Ikatan Pemuda Luwu Raya (PP IPLR) bersama Komite Percepatan Pembentukan Kabupaten Luwu Tengah periode 2022-2027.  Pelantikan ketiga pilar ini dilakukan oleh Ketua Umum BPP KKLR. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil Musyawarah Nasional Wija To Luwu di Kota Makassar, November 2021.

Ketua Umum BPP KKLR Arsyad Kasmar mengatakan ada sejumlah program  yang akan dijalani BPP KKLR selama lima tahun kedepan. Program tersebut diantaranya akan mempercepat  konsolidasi antara BPP KKLR dengan BPW KKLR. Dengan konsolidasi ini diharapkan dapat memperkuat kinerja KKLR selama lima tahun kedepan

“Di  kepengurusan ini tidak ada matahari, sama kita berbicara, bicara konsep, kita akan libatkan semua, kader-kader yang ada. Jadi tidak ada yang dominan,  ketua yang menentukan tidak ada seperti itu. KKLR ini akan menjadi Kolektif Kolegial untuk memimpin wadah ini. Jadi pusat ini hanya mengerjakan yang prinsip-prinsip. Kita berikan kepada daerah yang teknis, karena daerah yang lebih tau,” kata Arsyad.

KKLR juga akan melibatkan lebih banyak lagi generasi muda untuk terlibat dalam kepengurusan KKLR. Lintas generasi, menurut Arsyad penting karena dapat menghadapi tantangan zaman yang tidak menentu apalagi derasnya disrupsi digitalisasi.

“Tentunya kita ramu KKLR ini menjadi rumah besar yang akan dihimpun oleh tokoh-tokoh yang potensial ke depan, terutama kader-kader anak muda yang muncul. Lintas generasi itu tentunya kita akan kita perkuat, memberi kesempatan pada anak-anak muda untuk menjadi pengurus yang lebih besar dalam suatu wadah,” ujar Arsyad.

Selain itu, KKLR juga akan memperjuangkan  terbentuknya kabupaten Luwu Tengah, meski masih diberlakukannya moratorium. Pembentukan  kabupaten baru ini  lama diperjuangkan dan di idamkan oleh masyarakat dan tokoh – tokoh Luwu Raya.  Arsyad berharap  dukungan masyarakat Luwu Raya, agar cita-cita leluhur pejuang Luwu Raya bisa tercapai.

“Semoga wadah ini dapat memperjuangkan ke  Pemerintah seperti Presiden atau Menteri Dalam Negeri. Bahwa orang kami ini hanya ingin meluruskan, kami tidak meminta hanya membantu pemerintah mengambil aturan yang baik,” uncap Arsyad.

Datu Luwu XL, Andi Maradang Mackulau menyatakan dukungannya kepada KKLR dalam menjalankan masa tugasnya selama lima tahun kedepan. Menurut Datu, salah satu prioritas yang diperjuangkan KKLR adalah pembentukan kabupaten Luwu Tengah dan provinsi Luwu Raya.

“Ada dua point yang saya sampaikan, yang pertama KKLR dibawah kepemimpinan Ketua Umumnya bapak Arsyad Kasmar itu menjadi motor penggerak bagi penyatuan seluruh kepentingan masyarakat Luwu. Yang kedua itu adalah menjadi motor penggerak untuk perjuangan pembentukan kabupaten Luwu Tengah maupun Provinsi Luwu Raya. Ini tugas utama yang harus dilakukan sebagai organisasi yang mempersatukan seluruh masyarakat Luwu. Tentunya kami ada dibelakang KKLR untuk mendukung sepenuhnya,” kata Datu.

Dukungan nyata yang diberikan   Kedatuaan Luwu diantaranya  melakukan pendekatan dengan pemerintah agar  harapan  masyarakat Luwu untuk dibentuknya Kabupaten Luwu Tengah ini dapat tercapai

“Dari kedatuaan Luwu akan melakukan usaha-usaha dan kerja sama dengan KKLR dalam hal ini tentunya, berbagai macam, dengan lobi-lobi. Dalam waktu dekat ini kita adakan lobi untuk memperjuangkan Luwu Tengah dan  provinsi Luwu Raya,” ujar Datu.

Setelah acara pelantikan, para pengurus BPP KKLR menggelar  rapat kerja nasional (rakernas) untuk membahas program-program kedepan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *