Ridwan Kamil Siapkan Rp50 Miliar Untuk Revitalisasi Kalimalang
Keinginan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merevitalisasi Kalimalang, Bekasi seperti Sungai Cheonggyecheon, Korea Selatan tidak main-main. Orang nomer satu di Jawa Barat itu, telah menyiapkan dana Rp50 miliar untuk revitalisasi Kalimalang.
Ridwan mengatakan revitalisasi ini membutuhkan dana yang besar, karena Kalimalang merupakan salah satu sungai terpanjang yang membelah kota Jakarta dan Bekasi.
“Anggaran pasti besar, karena panjang sekali, tapi provinsi komit untuk proyek pertama minimal dari provinsi kita siapkan Rp40-Rp50 miliar, sehingga nanti bisa memberikan contoh penataan sungai yang baik dan menjadi kebanggaan warga Bekasi,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil ini, di Gedung Sate, Bandung, Kamis, 27 September 2018.
Menurut Ridwan, tim dari Pemprov sudah melakukan kajian-kajian terkait revitalisasi ini. Selain itu, dalam waktu dekat tim Pemprov juga akan bertemu dengan tim Kalimalang, serta berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk menyinkronkan rencana pembangunan yang akan dilakukan. Rencananya revitalisasi mulai dikerjakan pada tahun depan.
Ridwan menjelaskan pembangunan itu akan mengacu pada empat zona, diantaranya yakni saluran Kali Malang di Gerbang Tol Bekasi Timur, di dekat Kampus Unisma (Universitas Islam ’45) Bekasi dan di dekat Hotel Horison, Bekasi Selatan.
“Sesuai janji, tim dari saya sudah mempresentasikan proyek Kalimalang ada empat zona, kita terus koordinasi ke Pak Wali Kota (Bekasi). Kita sudah meneliti mana-mana yang baik dan memungkinkan,” ujar Ridwan.
Ridwan mengaku, revitalisasi akan seperti Sungai Cheonggyecheon di Korea Selatan. Sungai Cheonggyecheon dinilai Ridwan, sangat nyaman dan bersih sebagai tempat aktivitas. Jika Kalimalang seperti Sungai Cheonggyecheon maka Kalimalang menjadi destinasi wisata baru di Bekasi.