Rupiah Tembus Rp16.800, BI Sebut Dampak Sentimen The Fed dan Geopolitik

0
unnamed (1)

Ilustrasi Rupiah Melemah Rp16.800 (Foto: Generated AI)

El John News, Jakarta-Nilai tukar Rupiah terus dibayangi tekanan hebat hingga menembus level Rp16.800 per dolar AS dalam beberapa hari terakhir. Tekanan ini dipicu oleh kombinasi eskalasi tensi geopolitik global, kekhawatiran terhadap independensi bank sentral di negara maju, serta ketidakpastian kebijakan moneter The Fed yang masih teka-teki.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin G. mengungkapkan bahwa pelemahan ini merupakan imbas dari kombinasi sentimen global dan kebutuhan domestik.

Di kancah internasional, pasar sedang diguncang oleh eskalasi ketegangan geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS, The Fed. Selain itu, isu mengenai independensi bank sentral di beberapa negara maju turut memicu kekhawatiran investor global.

“Kondisi ini mendorong Rupiah melemah, namun pelemahannya masih sejalan dengan tren mata uang regional,” ujar Erwin dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).

Sebagai perbandingan, Won Korea Selatan mencatatkan koreksi lebih dalam sebesar 2,46%, sementara Peso Filipina berada di level yang serupa dengan Rupiah yakni 1,04%.

Di sisi internal, tekanan juga dipicu oleh lonjakan kebutuhan valuta asing (valas) masyarakat dan korporasi pada awal tahun. Menghadapi situasi ini, Bank Indonesia (BI) memastikan tidak akan tinggal diam. BI berkomitmen menjaga stabilitas nilai tukar melalui strategi intervensi yang komprehensif dan berkesinambungan.

Langkah stabilisasi dilakukan tidak hanya di pasar domestik melalui transaksi spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan pembelian SBN di pasar sekunder, tetapi juga menjangkau pasar off-shore di kawasan Asia, Eropa, hingga Amerika melalui intervensi NDF.

Upaya berlapis ini diharapkan mampu meredam volatilitas berlebih dan menjaga kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *