Saat di Sumatera Utara, Menhub Sempatkan ke Bandara Silangit dan Stasiun Siantar
Kemenhub melakukan berbagai cara agar wisatawan nusantara dan mancanegara banyak yang singgah ke Danau Toba, Sumatera Utara. Caranya tersebut antara lain membuat Terminal Bandara Internasional Silangit, Siborong-Borong, Tapanuli Utara. Bandara tersebut sudah jadi dengan panjang runway 2.650 meter.
Sebelum Terminal Bandara Internasional Silangit diresmikan Presiden Jokowi pada Jumat (24/11), Budi meninjau terminal tersebut. Begitu tiba pukul 17.21 WIB, Kamis (22/11), Budi bertemu Menteri BUMN, Rini Soemarno. Mereka bertemu di sebuah kedai kopi milik bos sebuah stasiun televisi.
Setelah itu, Budi mengecek kesiapan Terminal Bandara Internasional Silangit pada pukul 17.46 WIB. Budi didampingi Dirut AP II M Awaluddin.
Budi melihat sebuah papan besar berisi info teknis Terminal Bandara Internasional Silangit. Di papan itu tertulis total luas Terminal Internasional Bandara Silangit 3.054 meter persegi. Luas check in area 100 meter persegi. Ketika dilihat, area check-in kosong karena penerbangan sudah berakhir. Ada juga check in mandiri seperti di Bandara Soekarno-Hatta.
Sementara itu terlihat juga kantor-kantor maskapai yang sudah tersedia antara lain Sriwijaya Air dan Lion Air. Maskapai yang telah terbang dari dan menuju Bandara Internasional Silangit, yakni maskapai Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Citilink, Lion Air, dan Wings Air.
“Terminal Bandara Internasional sudah siap pakai dan bagus,” ujar Budi.
Budi dalam sambutannya saat Jokowi meresmikan Terminal Bandara Internasional Silangit, mengatakan, bandara tersebut dapat dilintasi pesawat Boeing 737-800. Karena itu dapat menarik lebih banyak turis ke Danau Toba.
“Artinya apa, kalau kampanye pariwisata, Hong Kong, Taiwan, China, dan India sudah bisa,” ujar Budi dalam sambutannya pada acara peresmian Terminal Bandara Internasional Silangit.
Bahkan Budi mendapat pekerjaan rumah dari Presiden Jokowi yang memintanya memperpanjang runway Silangit menjadi 3.000 pada 2020. Menurut Jokowi, perpanjangan itu waktunya bisa maju atau mundur. Atas hal ini, Budi mengaku siap memperpanjang runway Bandara Internasional Silangit.
Untuk menjangkau turis datang ke Danau Toba dengan kereta api, Budi menginginkan agar ada kereta ke kawasan wisata tersebut. Stasiun Siantar dipilih agar turis bisa menjangkau Danau Toba. Dalam rangka memastikan hal itu, Budi mengunjungi Stasiun Siantar, Kota Pematansiantar, Sumatera Utara. Budi didampingi Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Zul Fikri.
“Tujuan saya ke sini agar Stasiun Siantar dapat beroperasi ke Danau Toba. Jadi masyarakat bisa menjangkau Danau Toba dengan kereta,” ujar Budi yang datang dengan menggunakan heli lalu dilanjutkan dengan mobil untuk menuju Stasiun Siantar, pada Jumat (24/11) sore, mengatakan, kereta api secara umum pelayanannya baik. Karena itu dia ingin masyarakat dapat juga menjangkau Danau Toba dengan kereta.
“Kita ingin Danau Toba menjadi layanan yang sangat dekat dengan turis. Jadi ada juga secara emosional melalui kereta,” kata Budi.
Budi mengharapkan rute baru kereta tersebut dibuka dalam waktu sebulan ke depan. Bahkan tim dari perkereta-apian akan dilibatkan.
