Sebagai Indikator Perbaikan RB, Menteri Anas Benahi Perizinan Yang Menyulitkan Investor

0
20221208115412__MG_3002

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas akan membenahi perizinan yang menyulitkan investor untuk masuk. Perizinan menjadi hal yang penting karena menjadi indikator Reformasi Birokrasi di daerah.

Selain perizinan, tata Kelola juga menjadi hal yang perlu  diperhatikan Kementerian PANRB,  karena unsur tersebut juga masuk dalam bagian perizinan.

“Terkait dengan perizinan ini memang menjadi berbagai isu di banyak daerah oleh karena itu, focus Kementerian PANRB nilai RB nya fokus ke nilai investasi. Jadi akan kita zoom nanti, karena kalau pelayanan investasinya bagus di K/L Pemerintah Daerah, pelayanan bagus bukan hanya menyangkut di perizinan saja tetapi di banyak pihak, tata kelolanya bagus pasti nanti akan cepat. Ini saya kira yang sedang kita beresin maka mulai tahun nilai yang akan kita nilai yang salah satunya menjadi penting di area perijinan,” kata Menteri Anas pada acara MarkPlus Conferences di di The Ritz-Carlton, Jakarta, Pacific Place, beberapa waktu lalu.

Menurut Menteri Anas, saat ini masih ada sandungan di sektor investasi yakni masih memakan waktu perizinan yang diurus lewat Online Single Submission (OSS). Karena OSS ini juga harus diperbaiki agar investor tidak menunggu lama dalam mengurus izin penanaman modalnya.

“Memang sekarang ada masalah karena adanya OSS. OSS ini yang semestinya di lempengin lagi sehingga perizinan yang mestinya selesai dua hari terkadang sampai berbulan-bulan karena dengan OSS,” ujar Bupati Banyuwangi periode 2010-2015, dan 2015-2020 ini.

Menteri Anas menjelaskan, Riset yang dilakukan Bloomberg dan Lembaga dunia lain bahwa tahun 2050 , perekonomian  Indonesia akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia setelah Tiongkok, India dan Amerika Serikat.

Menteri Anas menyebut, dengan riset tersebut maka sejak dini harus  ada yang dipersiapkan diantaranya perizinan investasi, kemudian ada SDM unggul, birokrasi yang compatible dan birokrasi berdampak.

“Ini semua mesti disiapkan dari sisi SDM karena kunci dari program ekonomi dan lainnya, salah satunya adalah birokrasi. Karena dia yang melayani. Meskipun marketingnya jalan tetapi kalau pemerintahnya mampet memberikan pelayanan bahkan diperumit tentu investasi tidak akan tumbuh dan ekonomi tidak akan berkembang,” ujar mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ini.

Menteri Anas menyampaikan  rasa optimisnya,  Indonesia akan berdiri tangguh menghadapinya dengan gotong-royong lintas sektor, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

“Kalau kita lihat, proyeksinya ini berbagai negara berat karena kondisi ekonomi dunia tidak menentu tetapi ada optimismenya karena negara kita berhasil menangani pandemi dengan baik,” ungkapnya

Menteri Anas menegaskan  kunci ketangguhan Indonesia adalah berkat orkestrasi kuat arahan Presiden Joko Widodo. “Orkestrasi dari Pak Presiden ini sangat oke, misalnya yang urus inflasi itu bukan hanya menteri-menteri bidang ekonomi, tapi melibatkan menteri lain seperti misalnya Menteri Dalam Negeri dan Menteri PANRB,” imbuhnya.

Kementerian PANRB sendiri turut ambil andil dalam menjaga ketahanan ekonomi lewat terobosan reformasi birokrasi (RB) tematik. Ada empat fokus yang didorong pada RB tematik, salah satunya adalah peningkatan investasi.

Kementerian PANRB sendiri turut ambil andil dalam menjaga ketahanan ekonomi lewat terobosan reformasi birokrasi (RB) tematik. Ada empat fokus yang didorong pada RB tematik, salah satunya adalah peningkatan investasi.

Melalui reformasi birokrasi tematik peningkatan investasi, peningkatan investasi diterapkan untuk meningkatkan competitiveness index sehingga dapat melipatgandakan investasi. Mulai awal 2023, indeks reformasi birokrasi di tiap kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah juga dinilai dengan memasukkan indikator peningkatan investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *