Sego tempong, Siap Menampar dengan Kepedasannya
Kata orang sih kalau belum makan nasi namanya bukan makan gitu, ya begitulah orang Indonesia. Nasi yang merupakan makanan pokok tidak akan lepas dari kehidupan sehari – hari, kalaang berbahan u di Eropa ada makan roti nah kita makan nasi. Kreatifnya pribumi mampu mengubah yang namanya nasi putih menjadi aneka kulineryang berbahn dasar nasi dan salah satunya yang di Banyuwangi ini ada Sego Tempong.
Nasi tempong atau akrab dengan sebutan Sego tempong adalah makanan khas Banyuwangi berupa kumpulan sayuran yang sudah direbus seperti bayam, kenikir dan daun kemangi dan lauk tahu, tempe, bakwan jagung goreng, dan ikan jambal goreng tepung. Nasi ini kemudian disiram dengan sambal kacang. Ciri khasnya adalah bau kencur yang sangat terasa dari sambalnya. Namun ada pula yang menggunakan sambal terasi yang juga sangat pedas.
Hmm sungguh nikmat bukan untuk yang penggemar makanan pedas, karena makanan ini pedasnya hingga membuat anda merasa tertampar. Owh iya ada alasannya juga loh kenapa makanan ini disebut dengan Nasi Tempong karena Tempong dari bahasa dasaranya itu berarti tampar loh. Dinamai demikian karena rasa pedas dari nasi tempong yang menyebabkan perasaan seperti ditampar. Pas banget bukan bagi penggemar makanan pedas kalaua ingin mencobanya.
Kalau anda ingin mencobanya tidak perlu repot kok karena makanan ini sudah banyak di jajakan di setiap warung maknan yang ada di Banyuwangi. Nasi ini tidak hanya dijual pada warung makan saja loh tapi disediakan juga pada saat ada acara syukuran atau pengajian. Sebenarnya yang membuat nasi ini banyak dicari sih karena sambalnya yang sangat enak karena campuran dari paduan rasa segar tomat ranti, terasi, cabai rawit, dan jeruk sambal. Sambalnya selalu segar karena dibuat langsung begitu kita memesan makanan.
Meski dikenal pedas, pembeli bisa mengatur sendiri level pedas yang diinginkan, mau yang pedasnya malu-malu, sedang, atau yang menampar. Nasi tempong biasanya disajikan hangat, dengan paket lauk gorengan yang serba gurih, seperti tempe, tahu, perkedel jagung, dan ikan asin. Biasanya penjual juga menyediakan lauk opsional yang bisa ditambah, seperti telur dadar, cumi asin, ayam goreng, ikan laut, hingga rempeyek alias iwak peyek.
Sayur rebus, seperti labu siam, genjer, bayam, terong, dan kemangi, pun melengkapi hidangan rakyat itu. Ya meskipun makanan rakyat pribumi tapi sudah sampai yang namanya ke beberapa hotel dan tempat makan yang dapat dikatakan bukan sekedar warung biasa juga loh. Makanan yang satu ini sekarang tidak hanya bisa disantap oleh orang biasa saja.
Sebagai informasi aja nih Nasi tempong awalnya adalah makanan bekal para petani yang turun ke sawah. Biasanya makanan itu disajikan dalam porsi besar, wajar saja lah dalam porsi yang besar toh unutk menambah tenaga bagi para petani yang sudah berjuang keras untuk menghasilkan nasi unutk kita makan. Dulunya Sego Tempong hanyalah terdiri dari nasi, sambal tempong, tahu, tempe, dan kulupan sayur.
Enak juga ya bagi pecinta manakan pedas ini, apalagi di saat hujan sudah pastinya kita tidak perlu penghangat ruangan karena sudah dihangatkan dengan sambal dari nasi tempong ini. berawal dari makanan petani yang sekarang berubah menjadi makanan untuk semua kalangan. Dan bagi anda yang ingin mencoba aneka sambal nusantara bisa nih di masukkan sebagai referensi sambal nusantara anda ya.

