Sepanjang Juli, NTT Akan Diramaikan Dengan Event Pariwisata

0
pasola-di-sumba-642x355

Bulan Juli 2019 menjadi bulan yang penuh dengan event-event pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sedikitnya ada enam kegiatan event pariwisata yang digelar di NTT pada bulan depan . Diselenggarakan secara beruntun, diharapkan event-event tersebut berdampak pada semakin lamanya durasi kunjungan wisatawan di provinsi itu.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Wayan Darmawa menyebut, gelaran-gelaran pariwisatawan terebut adalah ,Festival Inerie di Kabupaten Ngada pada 2-10 Juli, Festival Etu di Kabupaten Nagekeo pada 10-15 Juli. Lalu aada Festival Caci di Kabupaten Manggarai pada 16-17 Juli, dan festival Florata di Kabupaten Manggarai Barat pada 29 Juli-2 Agustus.

“Festival Tenun Ikat yang digabungkan dengan Parade Kuda Sandelwood di Kabupaten Sumba Timur pada 12-13 Juli, serta Festival Memanggil Ikan Dugong di Kabupaten Alor, Pulau Alor,” kata Wayan di Kupang, Rabu (3/7/2019).

ia meyakini, dengan sejumlah kegiatan festival yang beruntun ini akan berdampak pada meningkatnya jumlah destinasi yang dikunjungi wisatawan.

Dengan begitu, lanjutnya, akan membuka peluang untuk lama tinggal wisatawan yang berdampak pada perekonomian masyarakat di daerah wisata melalui belanja wisatawan.

“Selain itu beragam tema yang diusung lewat festival ini juga menjadi modal penting dalam pemasaran destinasi wisata kita di NTT,” katanya.

Kunjungan wisatawan akan semakin ramai karena didukung pula dengan sejumlah kegiatan penting. DI antaranya adalah  Tinju The Border Battle di Kota Kupang 5-7 Juli, dan kegiatan Labajo Ring Of Beauty di Manggarai Barat untuk mendukung pelaksanaan tinju internasional Piala Presiden di daerah setempat.

Wayan menambahkan, jumlah kegiatan pariwisata di provinsi setempat penting untuk diperbanyak disertai dengan peningkatan kualitas pelaksanaannya agar mampu mencapai standar yang lebih tinggi.

“Di sisi lain, ada hal baru lainnya dari festival yaitu harus mampu mendatangkan wisatawan sehingga berdampak pada perekonomian masyarakat di daerah-daerah,” tandasnya. (Sumber Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *