Business

Strategi Memiliki Rumah Impian

Membeli properti merupakan investasi yang besar, baik secara finansial maupun emosional. Jadi tidak perlu ada kekhawatiran soal investasi ini.

Menurut Agen Pembeli OH Property Group, Henny Stier, banyak cara bisa dilakukan agar kekhawatiran tersebut bisa teratasi. dikutip dari Tribunnews, Henny mengidentifikasi dan membantu pembeli mengatasi ketakutan ketika investasi properti, Apa saja yang disarankan Henny? Berikut daftarnya.

Riset Harga

Riset terhadap pasar properti merupakan cara pertama yang bisa dilakukan. Hal itu berguna agar harga yang dikeluarkan akurat dan tidak mengada-ada.

Sebagai panduan ketika melakukan riset, Henny menyarankan pembeli mencari saran dari para agen berpengalaman, melakukan update harga pasar di internet, serta beberapa riset kecil-kecilan lain.

Namun, Henny juga mengingatkan agar pembeli tidak terjebak dalam riset semata. Soalnya hal itu bisa menghambat saat menjatuhkan pilihan. Seimbangkan antara riset dan tindakan nyata merupakan langkah bijak yang bisa dilakukan para pembeli.

“Beberapa pembeli menjadi lebih berhati-hati dan menghabiskan waktu terlalu lama meneliti serta menganalisis. Akhirnya mereka tidak mampu membuat keputusan,” ujar Henny mengingatkan.

Tegaskan pilihan

Menurut Henny, pasar properti penuh ketidakpastian. Akibatnya sebagian besar pembeli sering khawatir dan takut kehilangan properti yang sempurna dari segi lokasi dan harga.

Hal itu memang sudah menjadi rahasia umum di kalangan orang yang berinvestasi properti. Kadang orang bingung memutuskan mana yang lebih baik, antara membeli rumah kecil tapi dekat kota? Atau jauh dari kota tapi bisa dapat tanah besar serta rumah?

Selain itu, pertanyaan lain yang kerap menghampiri para pembeli adalah apa lebih baik membeli properti lalu merenovasinya, atau membeli yang sudah jadi dan tinggal ditempati? Belum lagi persoalan lokasi juga menjadi pertimbangan: daerah mana yang lebih baik, pinggir atau dekat kota?

Jika sudah dipenuhi pertanyaan-pertanyaan demikian, Henny menyarankan pembeli benar-benar berpikir matang dan menyusun strategi sebelum menjatuhkan pilihan.

“Tanyakan ke diri sendiri,” ujar Henny, “Tahap kehidupan apa yang ingin dilihat dalam beberapa tahun mendatang? Apa yang menjadi tujuan pribadi dan keluarga dalam jangka pendek sekaligus panjang?”

Hal-hal seperti itu merupakan sesuatu yang penting. Pasalnya itu akan bermuara pada pemahaman dan prioritas ketika menjatuhkan pilihan.

“Banyak orang yang memiliki kekayaan berlimpah tetap berdiskusi panjang ketika berinvestasi properti,” tukas Henny.

Komunikasi Intensif dengan Agen

Dalam proses jual beli properti, pembeli biasanya memiliki latar belakang berbeda. Ada yang baru memasuki pasar properti pertama kali, ada juga yang telah memiliki pengalaman panjang.

Namun, kedua kelompok tersebut tetap memiliki satu kekhawatiran yang sama, yakni takut “dimanfaatkan” agen properti.

“Beberapa orang merasa agen penjualan sangat tidak transparan. Mereka khawatir tertipu atau dibutakan dalam proses,” ujar Henny.

Sebagai solusinya, Henny menyarankan pembeli selalu melakukan komunikasi intensif dengan agen lokal yang dipilih. Perhatikan cara mereka beroperasi dan pandangan yang dikemukakan selama proses.

Dengan demikian, pembeli dapat lebih percaya ketika berurusan dengan mereka. Kekhawatiran “dimanfaatkan” oleh agen pun dapat mereda seiring waktu berjalan.

Jangan Spekulasi Soal Harga

Bagi yang menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), suku bunga yang naik pun selalu menjadi ajang spekulasi menarik sekaligus mencemaskan.

Jika sudah demikian apa yang harus dilakukan? Tetap tenang. Pikirkan kembali waktu pembelian terbaik yang telah disiapkan sebelumnya oleh pembeli. Itu berguna sebagai langkah untuk menghentikan spekulasi yang berkeliaran di kepala. “Fokusnya harus membeli properti sesuai kondisi finansial kita baik itu jangka pendek maupun panjang. Jangan pikirkan tentang gejolak pasar,”  tandas Henny.

Pasar properti memang dipengaruhi kondisi ekonomi. Oleh karena itu, kesiapan finansial dan perencanaan yang telah disepakati sebelumnya merupakan hal yang utama. Kekhawatiran dan ketakutan ketika berinvestasi merupakan hal normal. Namun, terlalu banyak kekhawatiran juga berujung pada rasa cemas dan paranoid. Sebagai langkah terakhir, ada satu langkah yang bisa dilakukan agar kekhawatiran tersebut mereda.

Kunjungi situs porrtal properti

Membuka situs portal properti di Indonesia. Dengan sekali klik, para pembeli dapat menemukan penawaran properti yang bermacam-macam. Mulai dari rumah yang dijual, apartemen yang disewa, perumahan baru di berbagai lokasi strategis, dan lain sebagainya.

 

Jika Anda sedang ancang-ancang melakukan investasi properti dalam waktu dekat, tidak ada salahnya segera melakukan tips dan trik yang disarankan mulai sekarang biar sukses.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button