Tahun Ini, Bali Masih Menjadi Primadona Wisatawan Cruise

0
DCIM100MEDIADJI_0119.JPG

Siapa yang tak kenal Bali. Provinsi yang berdekatan dengan Banyuwangi itu, selalu menjadi destinasi yang dipilih wisatawan baik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).  Bukan hanya yang menggunakan angkutan udara,  namun angkutan laut pun juga semakin banyak.

Tahun ini, tercatat ada 75 kapal pesiar siap bersandar di Pelabuhan Benoa. Yang namanya kapal pesiar sudah pasti wisatawan yang naik pun banyak bisa rautsan wisatawan, karena bobotnya yang besar. Jika dikalikan 75 kapal yang datang, maka akan banyak wisatawan yang datang ke Bali dengan menggunakan kapal yang penuh layanan hiburan ini.

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III, Putut Sri Muljanto mengatakan, data yang dihimpun PT Pelindo III, tahun ini ada 153 kapal pesiar  yang akan merapat di sejumlah pelabuhan yang dikelola Pelindo III. Dari jumlah itu, Pelabuhan Benoa menjadi pelabuhan terbanyak yang menerima kedatangan kapal pesiar.

Namun menurut Putu dibaru data awal kemungkinan bisa ada perubahan. “Jumlah tersebut adalah rencana yang sudah tercatat di Pelindo III sepanjang tahun 2019. Namun jumlah tersebut masih dapat berubah, bisa saja bertambah maupun berkurang,” kata Putut, Selasa (26/2/2019).

Meski demikian Putut merasa bangga, Indonesia masih banyak diminati oleh wisatawan cruise. Pasalnya tidak sedikit, kontribusi kapal pesiar dalam mendatangkan wisatawan. Meski biasanya kehadiran wisatawan cruise tak telalu lama, namu hal itu sudah cukup untuk menyumbangkan devisa, karena kebanyakan  wisatawan cruise suka berbelanja.

Menurut Putut,  isu keamanan menjadi hal utama yang menjadi perhatian para operator kapal pesiar. Contohnya, tahun 2018 ada 149 rencana kedatangan kapal pesiar di pelabuhan Pelindo III, namun hanya terealisasi 138 kedatangan kapal pesiar.

“Setiap tahun jumlah kedatangan kapal pesiar terus meningkat. Tahun 2017 kami mencatat realisasi 125 kedatangan kapal pesiar dan di tahun 2018 kemarin sebanyak 138 kedatangan. Kami optimistis jumlah kedatangan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

Pelindo III pun berencana mengundang para operator kapal pesiar untuk menginformasikan fasilitas-fasilitas penunjang kapal pesiar yang tengah disiapkan di antaranya adalah pengembangan Pelabuhan Benoa, Bali dan Terminal Gilimas di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat. \

“Jika selama ini di Pelabuhan Benoa kapal-kapal pesiar ukuran besar di atas 250 meter hanya dapat berlabuh di luar pelabuhan, dengan adanya revitalisasi yang kami lakukan kapal-kapal tersebut dapat bersandar di dermaga. Hal ini tentunya akan menambah minat kedatangan kapal pesiar karena dari sisi keamanan dan kenyamanan mereka terjamin,” ujar  Putut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *