EconomicHeadline NewsTechnology

Telkom Jamin Data Pelanggan Aman Meski Satelit Telkom 1 Alami Gangguan

PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) meminta maaf atas ketidaknyamanan institusi dan masyarakat yang menggunakan satelit Telkom 1 sebagai penunjang aktivitasnya. Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga membenarkan telah terjadi gangguan pada satelit Telkom 1. Gangguan itu disebabkan karena adanya proses migrasi dari satelit telkom 1 ke satelit Telkom 2 dan satelit Telkom 3S.  Kendati demikian, Alex pun menjamin data pelanggan satelit Telkom 1 tetap aman.

“Dalam migrasi ini, Telkom hanya sebagai pihak yang mengkoneksikan. Jadi keamanan data berada pada sisi data base pemilik pelanggan,” kata Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga dalam jumpa persnya di Gedung Merah Putih Telkom Jakarta, Senin, 28 Agustus 2017.

Alex pun menceritakan kronologis ganguan pada satelit Telkom 1. Ganguan ini terjadi pada Jumat, 25 Agustus 2017, sekitar pukul 16.51 WIB. Gangguan dikarenakan adanya  anomali pada satelit Telkom 1, yang menyebabkan pergeseran pointing antena sehingga membuat semua layanan transponder dari satelit itu terganggu. Karena itu kini sedang dilakukan proses migrasi dari satelit telkom 1 ke satelit Telkom 2 dan satelit Telkom 3S.

Layanan anjungan tunai mandiri (ATM) perbankan berbasis Very Small Appeture Small (Vsat) menjadi salah satu layanan yang terkena  dampaknya akibat gangguan ini. Menurut Alex, telkom sudah menyampaikan secepatnya  adanya gangguan pada  satelit Telkom 1 kepada seluruh perbankan yang menggunakan provider Telkom.

“Saya bisa katakan para end user kita yang punya data seperti perbankan pasti sudah punya firewall. Jadi Telkom hanya penyedia jaringan satelit,” ungkap Alex.

Satelit Telkom 1 memiliki 63 pelanggan, delapan di antaranya merupakan provider VSAT yang memiliki sekitar 12.030 site sehingga total ground segment-nya sekitar 15.000 site. Untuk mengawal proses pemulihan ini Telkom telah membentuk  posko pusat krisis yang beroperasi 7×24 jam.
Secara intensif Telkom bersama Lockheed Martin selaku pabrikan satelit Telkom 1 terus melakukan investigasi, berusaha mengetahui kesehatan satelit Telkom 1 secara komprehensif.

Rencana tindak lanjut untuk satelit Telkom 1 baru akan dapat ditentukan dalam beberapa hari ke depan dan tidak tertutup kemungkinan satelit Telkom 1 tidak dapat beroperasi normal kembali.

Alex menjelaskan dalam bisnis satelit ada tiga kelompok yang menjadi pengguna jasa VSAT, yaitu pemerintah, pelanggan korporasi dan swasta.

Prioritas dalam pemulihan satelit Telkom 1 adalah mengupayakan pelayanan publik dan kegiatan operasional pemerintah disusul pelanggan yang memberikan layanan kepada publik seperti perbankan dan penyiaran, serta kelompok korporasi yang menggunakan jasa satelit untuk keperluan perusahaan sendiri tidak terganggu.

“Dari 15.000 sites yang sedang dalam proses recovery dan migrasi, atau per hari sebanyak 1.500 sites. Saat ini sudah selesai migrasi mencapai 17 persen. Ditargetkan pada 10 September 2017 proses recovery sudah tuntas,” ujar  Alex.

proses migrasi pelanggan satelit Telkom 1 ke satelit Telkom 2 dan satelit Telkom 3S yang sedang berlangsung dijadwalkan selesai 10 September 2017.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button