Tindakan Tegas dan Humanis, Polsuska Wujudkan Layanan Aman di Kereta Api

0
public

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan keselamatan seluruh pengguna transportasi kereta api. Salah satu unsur utama dalam mewujudkan komitmen tersebut adalah kehadiran Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) yang berperan penting di setiap lini operasional, baik di stasiun maupun di atas kereta.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa Polsuska merupakan ujung tombak dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi penumpang.

“Polsuska memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan, baik di lingkungan stasiun maupun selama perjalanan kereta api,” ujar Ixfan.

Saat ini, KAI Daop 1 Jakarta memiliki 153 personel Polsuska yang menjalankan dua fokus utama, yaitu:

Pengawalan dan Pengamanan di Atas Kereta Api (WalKA)

Petugas Polsuska secara rutin berpatroli di dalam rangkaian kereta untuk mencegah terjadinya gangguan, pelanggaran, maupun tindak kriminal. Kehadiran mereka menjadi faktor penting dalam menjaga rasa aman dan tertib selama perjalanan.

Pengamanan di Jalur dan Area Stasiun

Tidak hanya di dalam kereta, Polsuska juga bertugas di seluruh area operasional KAI, termasuk jalur dan stasiun. Mereka melakukan pengawasan aset perusahaan, patroli rutin, serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk memastikan operasional kereta berjalan aman tanpa hambatan.

Dalam melaksanakan tugasnya, Polsuska didukung oleh 456 petugas Keamanan Dalam (PKD) serta 9 anggota Polri yang berperan sebagai pembina Polsuska dan pengamanan objek vital KAI.

“Melalui sinergi antara Polsuska, PKD, TNI, dan Polri, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menempatkan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama,” tambah Ixfan.

Selama periode Januari hingga Oktober 2025, Polsuska Daop 1 Jakarta telah melakukan sejumlah tindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran dan gangguan keamanan di wilayah operasionalnya. Sebanyak 59 pelaku berhasil diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

Rinciannya meliputi:

  • 3 pelaku pencurian di atas kereta,
  • 5 pelaku percobaan sabotase atau usaha mencelakakan kereta,
  • 33 pelaku pelemparan terhadap kereta, dan
  • 18 pelaku pencurian aset milik KAI.

Selain menindak pelaku kejahatan, Polsuska juga menegakkan disiplin terhadap penumpang. Dalam periode yang sama, petugas menurunkan 15 penumpang yang merokok di atas kereta, membimbing 4 penumpang yang salah naik KA, serta menurunkan penumpang yang telah habis relasi di stasiun terdekat. Petugas juga memastikan barang-barang yang dilarang tidak dibawa masuk ke dalam area boarding.

Tidak hanya bersikap tegas, Polsuska juga menunjukkan sisi humanisnya. Dalam sejumlah kasus, petugas membantu penumpang yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan dengan segera berkoordinasi dengan petugas medis di stasiun terdekat untuk memberikan pertolongan pertama.

“Polsuska bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga hadir untuk membantu penumpang dalam kondisi darurat. Sikap profesional ini menjadi wujud nyata pelayanan prima kepada masyarakat,” tutup Ixfan.

Sebagai informasi, PT KAI Daop 1 Jakarta merupakan salah satu wilayah operasional utama KAI yang melayani kawasan Jakarta dan sekitarnya. Daop 1 terus berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, tertib, dan tepat waktu, dengan peningkatan berkelanjutan di bidang keselamatan serta keamanan bagi seluruh pengguna jasa kereta api.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *