Tingkatkan Level Pariwisata Jadi Lebih Baik, Menhub Percepat Operasional Kapal Ro-Ro di Danau Toba

0
Ro-Ro

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau bagaimana perkembangan pembangunan pabrikasi kapal motor (KM) Ro-Ro di Parparean, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) yang direncanakan rampung pada bulan November 2018 dan kini sudah memasuki tahap 80% selesai.

“Kehadiran kami di Parparean ini, untuk memastikan sejauh mana perkembangan pembangunan Kapal Motor Ro – Ro,” ujar Menteri Perhubungan,pada hari Jumat (22/6), di Parparean, Kecamatan Porsea.

Menteri mengatakan, Kapal Motor Ro – Ro dengan kapasitas kekuatan 300 GT direncanakan untuk mendukung pelayanan parawisata di perairan Danau Toba dengan jurusan Tomok – Ajibata.

Lebih jauh diakui Budi Karya, kapal ini memiliki muatan yang cukup besar. Rencananya kapal ini akan ditempatkan di Pelabuhan Tomok menuju Pelabuhan Ajibata. Kapal Ro – Ro berukuran 300 GT. Muatan kapal bisa mengangkut 280 penumpang dan 32 mobil atau 17 truk.

“Suatu kapasitas yang besar dibanding dengan kapal-kapal yang ada sekarang. Nantinya kapal Ro  -Ro ini akan ditempatkan di Pelabuhan Tomok ke Pelabuhan Ajibata,” ia menjelaskan.

“Tujuan pemerintah dengan adanya KM Ro – Ro maka industri parawisata di kawasan Danau Toba akan lebih hidup dan memberikan pelahanan yang lebih profesional kepada wisatasan,” sebutnya.

Menteri Perhubungan meminta Bupati Tobasa Darwin Siagian memberikan perhatian untuk pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) yang nantinya dalam pengoperasian kapal. Saat beroperasinya KM Ro – Ro akan melibatkan warga setempat sebagai tenaga kerja.

“Kita akan buka nanti pendidikan atau pelatihan bagi SDM yang akan dikaryakan. Hal ini untuk mendukung keparawisataan kita ke depan yang tetap melibatkan warga,” terangnya.

Selain itu, Menteri Perhubungan Sumadi menjelaskan bahwa perhatian pemerintah pusat saat ini untuk kawasan Danau Toba cukup serius. Karena, selain KM Ro – Ro nanti akan ada penambahan kapal dengan kapal mewah sejenis menghiasi pelayaran.

“KM Ro-Ro sudah tahapa penyelesaian 80%, tinggal pengecatan,” kata Menhub.

Hadir dalam kunjungan Menhub itu Kepala Dinas Perhubungan Pargaulan Sianipar, Kaban BPBD Herbet Pasaribu Dirut Utama BODT Ari Prasetyo, PPK kegiatan dari Kementrian Perhubungan serta perwakilan perusahaan pemenang tender dari PT. Dok Bahari Nusantara.

Dia menambahkan, ASDP yang akan menjadi operator kapal Ro – Ro tersebut dan perusahaan ini juga akan membangun kapal satu unit lagi.

“Kami sudah mendapat konfirmasi akan ada dua kapal lagi yang disumbang oleh swasta di Sumut. Jadi totalnya akan ada lima kapal sebesar ini,” ujarnya.

Dirinya menugaskan Bupati untuk meneliti terkait ukuran kapal. Menhub pun menugaskan Dirjen Perhubungan Darat untuk melakukan pengawasan kapal ini dan meningkatkan pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *