Toko Oleh-oleh Siap-Siap Diserbu Pemudik Lebaran

0
andong-dan-becak-ok

Menyambut libur panjang Lebaran, industri makanan dan oleh-oleh mulai meningkatkan produksi. Produksi panganan oleh-oleh sedikitnya meningkat dua sampai tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.

Pada hari biasa, Bakpia Djava menyiapkan minimal stok 500 kardus bakpia untuk tiga toko per harinya. Sedangkan menyambut libur Lebaran ini, ketersediaan stok akan meningkat sebanyak tiga kali lipat.

Fendy memaparkan melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya, libur Lebaran toko oleh-oleh akan diserbu pengunjung, pemudik maupun wisatawan. Demikian pula pada momen libur Lebaran kali ini, yang relatif lebih panjang.

“Seperti yang telah diinformasikan, libur Lebaran ini berbarengan juga dengan libur anak sekolah. Selain itu, waktunya juga lebih panjang, jadi kemungkinan memang stok juga akan lebih banyak,” papar Fendy.

Fendy menjelaskan untuk konsumen perorangan, penambahan stok tiga kali lipat ini mungkin cukup. Akan tetapi, jika nanti ada rombongan, tentunya penambahan stok akan lebih banyak lagi.

“Kenaikan produksi sudah mulai kami lakukan sejak Senin lalu. Hal ini mengingat sudah banyak yang libur. Selain bakpia, oleh-oleh makanan yang banyak dibel antara lain gaplek, ampyang, yangko, semua oleh-oleh khas Jogja,” imbuh Fendy.

Produsen cokelat oleh-oleh Jogja, Coklat Ndalem, juga mulai mempersiapkan peningkatan produksi. Pemilik Cokelat Ndalem, Meika Hasyim mengatakan peningkatan produksi cokelat telah dipersiapkan. Untuk menyambut Lebaran, diakuinya permintaan cokelat ini untuk oleh-oleh akan meningkat.

“Tetapi memang kenaikannya tidak terlalu banyak. Ada peningkatan hanya saja, saat ini saya belum menghitung berapa kenaikannya,” imbuh Meika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *