Podomoro University Dorong Pelestarian Kuliner Lewat Festival Pesona Cake Nusantara

0
EJN00128

Podomoro University terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia melalui penyelenggaraan festival kuliner yang digelar secara berkelanjutan. Melalui Program Studi Hotel Business Program (HBP), kampus ini menjadikan festival kuliner sebagai wadah edukasi, apresiasi, sekaligus inovasi bagi generasi muda dan pelaku industri kreatif kuliner.

Pada tahun ini, Podomoro University secara khusus mengangkat kekayaan kue Nusantara dalam festival bertajuk Pesona Cake Nusantara. Pemilihan kue sebagai fokus utama menjadi bentuk perayaan bagi para pecinta pastry dan bakery, sekaligus ruang ekspresi bagi pelaku industri kuliner kreatif untuk menghadirkan inovasi tanpa meninggalkan akar tradisi.

Festival tahunan tersebut mengusung tema besar CAKEVOLUTION dengan tagline “Innovating the Art of Sweets”. Melalui tema ini, Podomoro University menghadirkan interpretasi baru terhadap cake lokal yang dikemas dalam format modern, kreatif, dan selaras dengan tren kuliner masa kini, baik dari sisi tampilan, rasa, maupun teknik pengolahan.

Diselenggarakan pada 10–11 Desember 2025 di Podomoro University, Jakarta Barat, festival ini dirancang sebagai experience festival yang tidak hanya berfokus pada pameran produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar dan berinteraksi secara langsung. Pengunjung diajak mengenal proses evolusi cake Nusantara melalui berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif.

Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia M. Johnnie Sugiarto dan sejumlah Putra dan Putri binaan Yayasan EL JOHN Indonesia ikut hadir menyaksikan event yang seru ini.

Rangkaian acara yang disajikan meliputi demo memasak oleh praktisi pastry, talkshow bersama pelaku industri dan akademisi, sesi kolaborasi kreatif, hingga aktivitas interaktif yang melibatkan masyarakat umum serta komunitas pecinta pastry dan bakery. Konsep ini diharapkan mampu menjembatani dunia pendidikan dengan industri, sekaligus mendorong lahirnya inovator kuliner masa depan.

Wakil Rektor I Podomoro University, Michael Aswin Winardi, S.ST.Par., M.Par., Ph.D., mengatakan festival Pesona Cake Nusantara tidak hanya bertujuan menampilkan kreativitas kuliner, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya dan pembelajaran kewirausahaan bagi mahasiswa.

Menurut Michael, festival ini dirancang agar masyarakat luas dan mahasiswa dapat memahami serta mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia melalui pendekatan kuliner, khususnya kue Nusantara.

“Tujuan utama kami adalah agar masyarakat pada umumnya, dan mahasiswa pada khususnya, dapat belajar mengenai budaya Indonesia. Cake yang ditampilkan hari ini bukan sekadar cake internasional, tetapi cake yang menggunakan bahan dasar lokal Indonesia,” ujar Michael.

Ia menjelaskan bahwa pengangkatan cake Nusantara dalam format modern menjadi bentuk pelestarian budaya yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memperkenalkan potensi bahan pangan lokal kepada generasi muda dan pelaku industri kreatif.

Lebih lanjut, Michael menegaskan bahwa festival ini juga memiliki manfaat langsung bagi mahasiswa, khususnya dalam proses pembelajaran akademik. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proyek mata kuliah Event Management yang diikuti mahasiswa semester lima.

“Ini adalah salah satu proyek pembelajaran yang dibuat oleh mahasiswa angkatan 2023. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan bagaimana menyusun dan menyelenggarakan sebuah event,” jelasnya.

Sementara itu,  Ketua Panitia Pesona Cake Nusantara, Beatrice Tiffany, menjelaskan bahwa pemilihan tema tahun ini tidak lepas dari latar belakang mahasiswa yang belajar di bidang hospitality, khususnya pastry dan bakery.

“Kami sebagai mahasiswa yang belajar di bidang hospitality tertarik untuk mengeksplorasi cake tradisional Indonesia. Tahun ini, kami ingin menginovasikan cake tradisional menjadi tren baru dengan memadukan budaya modern, sehingga cake autentik khas Indonesia bisa lebih dikenal oleh generasi sekarang,” ujar Beatrice.

Beatrice menekankan bahwa festival ini bukan hanya ajang kreativitas, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan warisan kuliner Indonesia.

“Selain untuk mengangkat budaya Indonesia, kue tradisional ini merupakan warisan yang harus terus dijaga dan diperkenalkan ke generasi muda. Sebagai bagian dari generasi Z, kami merasa penting untuk memahami kue tradisional ini dan menginovasikannya agar tetap relevan di zaman sekarang,” jelasnya.

Melalui Pesona Cake Nusantara 2025, Podomoro University berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis dalam event management, tetapi juga mampu berperan sebagai agen pelestarian budaya kuliner Indonesia sekaligus mendorong inovasi di industri pastry dan bakery.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *