Dinobatkan Sebagai Miss Culinary Indonesia 2025, Mirah Nathania Siap Lestarikan Kuliner Tionghoa Indonesia

NI Made Mirah Nathania Wibawa tampil gemilang dalam ajang Miss Chinese Indonesia 2025 dan berhasil meraih gelar Miss Culinary Indonesia 2025 pada malam Grand Final yang diselenggarakan di Golden Sense International Restaurant, Mangga Dua Square, Kamis (20/11/2025). Mirah mengaku sangat terharu dan tidak menyangka dapat memenangkan gelar bergengsi tersebut, terutama karena ini merupakan salah satu mimpinya sejak lama.
“Perasaan aku tentunya sangat senang sekali dan benar-benar sangat terharu. Aku nggak nyangka banget bisa jadi Miss Culinary Indonesia,” ujarnya kepada tim liputan EL JOHN Media.
Gadis cantik berdarah Bali ini, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat yang selalu mendukungnya, terutama ketika ia mengalami masa-masa sulit selama kompetisi berlangsung. Dukungan itulah yang membuatnya tetap bertahan dan terus berkembang hingga akhirnya mampu berdiri sebagai pemenang.
“Terima kasih banyak banget karena sudah sering support aku. Walaupun aku sempat down, tapi kalian selalu menaikkan aku. Kalian benar-benar membantu aku,” ungkapnya.

Tak lupa, Mirah juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Yayasan EL JOHN Indonesia dan kepada Daddy Johnnie Sugiarto, sebagai Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia, yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan hingga dirinya berhasil menyandang gelar Miss Culinary Indonesia 2025. Ia berharap ke depannya dapat menjalankan perannya dengan baik dan berkontribusi dalam pelestarian kuliner Tionghoa Indonesia.
“Daddy Johnnie Sugiarto, terima kasih banyak karena sudah mempercayai aku sebagai Miss Culinary 2025. Semoga dengan gelar ini aku bisa jadi lebih baik lagi dan bisa menyebarluaskan tentang kuliner Indonesia Tionghoa,” tuturnya
Sebagai mahasiswi Culinary Art di Pradita University, Mirah memiliki ketertarikan besar pada dunia kuliner, termasuk akulturasi kuliner Tionghoa-Indonesia. Ia menjelaskan bahwa banyak makanan Tionghoa telah lama menyatu dalam kultur kuliner Nusantara, seperti misua, kwetiau, hingga berbagai variasi hidangan peranakan lainnya yang kini menjadi bagian dari identitas kuliner Indonesia.
Dalam menjalankan tugasnya, Mirah berkomitmen untuk mempromosikan makanan-makanan tersebut melalui pendekatan praktis, yaitu dengan memasak langsung, melakukan demonstrasi kuliner, hingga mengedukasi masyarakat tentang sejarah dan makna budaya di balik hidangan-hidangan tersebut.

Ia juga menegaskan akan memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok sebagai sarana memperluas jangkauan edukasi kuliner. Menurutnya, beberapa hidangan Tionghoa-Indonesia mulai jarang dikenal generasi muda, sehingga perlu ada upaya aktif untuk melestarikannya.
“Saya akan mempromosikan makanan-makanan tersebut dengan cara memasaknya terlebih dahulu. Karena saya mahasiswa kuliner, saya ingin memasak dan menyebarluaskan makanan-makanan itu,” ujarnya.
“Pastinya saya akan menggunakan Instagram dan TikTok saya untuk mempromosikan budaya kuliner di Indonesia,” tambahnya.
Sebagai Miss Culinary Indonesia 2025, Mirah menegaskan misinya: membangkitkan kembali minat masyarakat terhadap kuliner Tionghoa Indonesia, melestarikan resep-resep tradisional, dan memperkenalkan kekayaan kuliner tersebut ke generasi muda serta dunia internasional.

Sebagai mahasiswi Culinary Arts, Mirah memiliki pemahaman mendalam mengenai teknik memasak modern, manajemen dapur, hingga inovasi kuliner. Bidang ini sekaligus menjadi fondasi kuatnya dalam mengembangkan minat untuk melestarikan dan memperkenalkan ragam kuliner budaya.
Selain kuliner, Mirah juga aktif di dunia modelling dan pernah tampil dalam berbagai iklan serta proyek film, menunjukkan kepercayaan diri serta kemampuannya tampil di depan kamera. Ia juga memiliki kemampuan public speaking yang baik, terbukti dari pengalamannya sebagai MC di berbagai kegiatan kampus maupun acara eksternal.
Uniknya, Mirah juga menguasai seni bela diri wushu, yang ia tekuni untuk melatih kedisiplinan, kekuatan, dan daya tahan tubuh, sebuah kombinasi yang memperkuat karakter dirinya sebagai sosok multi talenta.
