Transaksi Saham Sulsel Capai Rp1 Triliun
Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulsel merilis transaksi saham di pasar modal terus tumbuh ke arah lebih positif. Awal tahun 2018 total transaksi tercatat menembus angka Rp1 triliun lebih.
Jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan periode yang sama di tahun lalu dengan rata-rata transaksi dikisaran Rp771 miliar.
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulsel, M Fahmin mengatakan, trend peningkatan transaksi saham di pasar modal dipengaruhi salah satunya tingkat literasi dan inklusi saham masyarakat yang mulai meningkat, ditopang dengan masifnya sosialisasi yang dilakukan bekerja sama sejumlah pihak.
Seperti telah dibukanya sejumlah gallery investasi di kampus-kampus dengan mengusung program ‘Yuk Menambung Saham.
“Tahun ini trend transaksi saham meningkat, dan sangat signifikan.Makanya terus didorong agar investor semakin tertarik membeli saham emiten. Tak hanya itu, tahun politik diyakini tak membawa pengaruh pada transaksi saham,”tuturnya.
Berdasarkan laporan keuangan yang telah di himpun, Fahmin sapaan akrabnya, mengatakan kinerja keuangan emiten dalam kondisi yang cukup menggembirakan dan tren transaksinya pun tetap baik. Diapun berharap di tahun ini dan masa yang akan datang kondisinya tetap baik.
“Laporan keuangan emiten sudah mulai keluar dan rata-rata menunjukan kinerja yang baik jadi secara fundamental emiten-emiten kita cukup baik. Secara tren transaksi cukup baik dan kami berharap akan tetap baik”, tambahnya.
Dia berharap pasar modal tetap bisa menjadi media buat investor dalam berinvestasi dan untuk emiten tetap menjadikan sebagai alternatif pendanaan.
“Harapan buat pemilu kedepan tetap aman dan berjalan lancar sehingga perekonomian Indonesia yang sedang bertumbuh akan lebih maju lagi”, tuturnya.
