Traveling Tak Harus Menunggu Kaya, ini Kiatnya!
Traveling alias berwisata mengunjungi tempat indah dan unik di negara atau daerah lain sejatinya bukan kebiasaan orang-orang kaya saja. Setiap orang membutuhkan traveling untuk melepas kejenuhan dan rutinitas sehari-hari. Rasa bosan dan hampa milik semua orang bukan? Jelajah budaya, keindahan alam, tradisi dan atraksi seni serta bertemu orang lain dengan latar belakang berbeda menjadi penghilang semua itu.
Tapi bagaimana jika uang menjadi kendala untuk berplesir? Jawabannya, Anda harus mengatur keuangan dan merencanakan liburan jauh-jauh hari. Berikut kiat-kiat yang bisa diterapkan. Sehingga selain kebutuhan lain yang pokok, Anda masih bisa meluangkan waktu untuk berlibur dengan dana cukup.
1. Menabung Khusus Budget Traveling
Mulailah melakukan hal ketat dengan menabung sebagian pendapatan dalam rekening khusus untuk traveling. Anda bisa memanfaatkan tabungan tanpa bunga dan fasilitas ATM yang kini ditawarkan beberapa bank. Keuntungan tabungan ini, nasabah “kesulitan” mengambil uangnya karena aturan tertentu. Selain itu, biasanya bank juga tidak membebankan biaya administrasi bulanan. Bisa juga dengan membuat celengan khusus liburan, bila terkumpul cukup banyak segera pindahkan ke rekening. Recehan sisa belanja pun bisa masuk ke budget liburan ini.
2. Pangkas Kebutuhan yang Memungkinkan
Selama ini Anda terbiasa kongkow di restoran atau kafe setiap pekan? Cobalah menguranginya dan menyisihkan untuk kebutuhan liburan. Percayalah, kongkow di objek wisata andalan beberapa waktu ke depan akan lebih berkesan.
Selain itu, kebutuhan yang bisa dipangkas adalah jajan alias ngemil. Upayakan membawa bekal ke kantor, sehingga pengeluaran untuk makan bisa berkurang. Plus-nya, tentu saja Anda bisa mengontrol asupan yang lebih sehat dan higienis untuk perut, bukan?
3. Arisan Liburan, Why Not?
Banyak orang menggelar arisan untuk membeli perhiasan dan perabot rumah tangga. Bersama dengan beberapa teman yang punya kesukaan traveling tapi punya kendala dana, tawarkan arisan model ini. Sembari menunggu arisan keluar, Anda bisa bersama-sama membincangkan destinasi yang tepat untuk dikunjungi.
4. Liburan di Luar Peak Season
Rencanakan liburan di luar peak season. Ini sangat efektif karena akomodasi hotel, jasa tour dan penerbangan lebih murah. Tidak perlu khawatir liburan tidak berkesan, justru Anda akan merasakan pengalaman berwisata yang tidak ramai dengan turis lain. Leluasa dan nyaman. Cukup siapkan jatah cuti kantor untuk mengambil liburan. Dan siaplah berburu akomodasi yang terjangkau.
5. Berhenti Merokok Sekarang Juga
Apakah Anda sadar, terutama para lelaki, berapa biaya yang dihabiskan untuk merokok setiap hari? Jika setiap hari jatah rokok Rp 20 ribu, maka sebulan terkumpul Rp 600 ribu. Mengapa uang tersebut tidak disisihkan mengajak keluarga tercinta berlibur saja? Dan Anda tidak perlu menyia-nyiakan kesehatan untuk dengan membakar tembakau.
6. Mencari Dana Tambahan
Memang butuh effort lebih untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Begitu pun dengan liburan. Mencari dana tambahan dari sumber-sumber selain pendapatan bulanan bisa ditempuh. Misalnya bekerja di saat weekend, menjual cemilan atau pakaian di kantor/pengajian, menggelar garage sale barang yang tak lagi digunakan dan sebagainya.
Nah, itulah beberapa kiat supaya Anda tidak punya alasan, liburan cuma impian karena kendala keuangan.
