Uniknya Jajanan Asinan Jagung Bakar Gang Roda Bogor
Jajanan sedap tak bisa lepas dari Kota Bogor. Bagaimana dengan asinan jagung yang dibakar? Eksistensinya tak pernah kehilangan pelanggan, cukup untuk Anda memberi cap kuliner khas Bogor ini dikategorikan istimewa dan wajib cicip. Adalah Rido yang pemilik usaha street food tersebut, yang mendapat warisan usaha dari pencipta resep sekaligus perintis bernama Bang Sabur. Yang tak lain ayahnya. Konon, ayahnya telah menjadi pedagang asinan jagung bakar sejak tahun 1968 silam. Sekarang Anda dapat menemukannya di Gang Roda Jalan Suryakencana, Bogor.
Sesuai namanya, asinan jagung bakar dibuat dari jagung manis yang dibakar terlebih dulu. Aromanya jagung akan semakin menantang dan ‘keluar’ jika dibakar. Tahap selanjutnya jagung yang udah dipisahkan dari bonggolnya diberi kuah cuka berbumbu cabe segar yang digiling kasar plus gula pasir. Rasanya campur aduk tapi nikmat! Paduan kesegaran yang manis, asam, sekaligus pedas bercampur di lidah. Apalagi begitu kuah yang sudah beraroma jagung diseruput. Sluuurph…. Asli bikin ketagihan. Supaya lebih rame dan nendang, pembeli bisa mencampur asinan dengan kerupuk mie dan irisan mentimun. Kerupuk akan tenggelam karena dibanjiri kuah asinan. Coba nikmati sebelum kerupuk benar-benar lembek untuk mendapatkan sensasi krenyes kerupuk.
“Cukanya pakai cuka aren, jadi asem sekaligus wangi,” ujar Rido yang piawai meracik asinan jagung bakar karena terbiasa menemani ayahnya semasa masih hidup berjualan. Gerobak Rido bisa ditemui sepanjang hari, dari pukul 09.00-17.30 WIB. Bagi Anda yang ingin menjadikan asinan jagung bakar sebagai oleh-oleh, Rido menyiapkan jagung yang sudah dibakar dalam plastik dengan kuah yang terpisah.
