Waspadai Tanda Lelaki Nol Komitmen ini
Cara berpikir lelaki model ‘nol komitmen’ memang terkesan sederhana, tapi bikin ngenes. Mereka terbiasa menggampangkan masalah yang sebenarnya perlu perhatian serius. Butuh untuk diperjuangkan secara konsisten.
Lelaki yang menggampangkan komitmen dalam hubungan asmara sebenarnya tidak yakin dengan hatinya sendiri. Dengan kata lain, dia tidak bisa menjelaskan dengan tegas bagaimana perasaannya terhadap pasangannya. Bukan malu atau tidak tahu cara mengungkapkannya. Namun benar-benar tidak memiliki gambaran yang jelas atau sekadar rencana untuk mewujudkan hubungan bervisi masa depan.
Lelaki tanpa komitmen ini hanya akan membuat status wanita menggantung tanpa harapan. Wanita dibuat galau setiap saat dan menjadi jengkel yang berujung stres. Karena itu, Anda yang sedang terlibat dalam hubungan seperti ini, sebaiknya berpikir ulang.
Dalam buku He’s Just No That Into You: The No-Excuses Truth to Understanding karya Greg Behrendt dan Liz Tuccillo, setidaknya tanda-tanda lelaki yang tidak serius ini antara lain sering tidak menepati janji, membuat pasangannya bertanya-tanya dengan perlakuan tak jelas dan tidak mau bergaul dengan orang-orang dekat sang kekasih.
Psikiater Alan Gratch, meneliti selama 25 tahun, 49 persen cowok menikah karena faktor the one, sedangkan 51 persen karena faktor siap. Apa artinya? Kecocokan membuat mereka siap berkomitmen (menikah). Cocok sangat penting, jika mindset-nya belum mengarah ke sana, tidak ada apapun dan siapapun yang bisa memaksanya. Inilah yang menjadi faktor utama lelaki berpikir labil ketika menjalani hubungan, selama dan seintens apapun itu.
Akibat pikirannya yang tak pernah serius, biasanya lelaki tipe ini tak punya rencana masa depan. Hidupnya dilewati dengan santai seolah tanpa beban. Tanpa masalah. Padahal sejatinya dia sedang krisis kepercayaan dari pasangannya untuk dapat berdiri di atas kaki sendiri, alih-alih untuk menopang hidup pasangannya kelak di kemudian hari.
Dia takut melakukan hal-hal yang menantang dan membuatnya maju. Dia lebih memilih comfort zone dan menjalani hidup santai tanpa riak. Sementara wanita tentu berharap pasangannya adalah sosok bertanggung jawab.
