Wonderful Indonesia Sales Mission 2018 Digelar di Korea Selatan

0
17-02-28-images

Ajang Wonderful Indonesia Sales Mission di Korea 2018 digelar di dua kota besar di negara itu yakni Busan dan Seoul yang diharapkan mampu menjaring lebih banyak wisatawan dari negeri ginseng.

Selama ini Korea Selatan merupakan salah satu negara fokus pasar yang masih menyimpan potensi pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) yang besar untuk bisa dijaring lebih banyak ke Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Nia Niscaya mengatakan ajang Wonderful Indonesia Sales Mission in Korea 2018 digelar oleh Kemenpar di Busan dan Seoul pada 4-5 Juni 2018.

“Ini salah satu upaya kami untuk mengoptimalkan pasar Korea Selatan yang selama ini dianggap memiliki potensi yang besar sebagai kantong wisman ke Indonesia,” katanya.

Pada 2017 misalnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 378.769 wisman asal Korsel berkunjung ke Tanah Air.

“Untuk tahun ini target kunjungan wisman Korea ke Indonesia dinaikkan menjadi 430.000 orang sampai tutup tahun,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk terus mempromosikan pariwisata Indonesia kepada masyarakat di negara itu.

Kemenpar melibatkan para pelaku industri pariwisata termasuk di antaranya dari Bali, Manado, Jakarta, dan Kepulauan Riau sebagai destinasi wisata yang selama ini difavoritkan wisman Korsel.

Nia menambakan, delegasi dalam Sales Mission akan berinteraksi dengan 50 buyers potensial asal Korea Selatan yang diundang dalam acara itu dimana mereka merupakan para pelaku industri pariwisata lokal di Busan dan Seoul.

Sales Mission sekaligus mengundang maskapai pelat merah Garuda Indonesia untuk turut berpartisipasi.

“Sementara delegasi Indonesia dalam Sales Mission akan dipimpin okeh Kepala Bidang Area II, Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional II untuk Korea Selatan Ika Kusuma Permana Sari.”

Acara tersebut serangkai “back to back” dengan Hanatour International Travel Show, Seoul 7-10 Juni 2018 sehingga diharapkan menjadi momentum yang baik untuk semakin mempromosikan pariwisata Indonesia kepada publik yang lebih luas di negara itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *