NIAS
Pesta Yaahowu Kepulauan Nias yang pertama kalinya direncanakan segera dilangsungkan pada tanggal 6 – 8 Agustus 2016 mendatang. Puncak akhir pesta Yaahowu menurut rencana akan digelar pada tahun 2017.
Hal tersebut diungkapkan pada acara sosialisasi Pesona Pulau Impian yang digelar Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kota Gunungsitoli yang bekerjasama dengan Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Nias di Museum Pusaka Nias, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Rabu (13/7).
Wali Kota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua dalam kata sambutannya mewakili lima Kepala Daerah se-Kepulauan Nias dalam acara yang diselenggarakan ini, memberikan apresiasi yang besar dan mendukung penuh terlaksananya acara sosialisasi Pulau Nias dalam Pesona Pulau Impian.
Menurut Lakhomizaro, kegiatan tersebut juga merupakan agenda tetap Pemko Gunungsitoli dan merupakan program Nawacita, terlebih lebih dengan pelaksanaan Pesta Yaahowu.
Tidak lupa Wali Kota Gunungsitoli memberitahukan pula kepada tamu yang hadir, tahun 2017 akan dibuka Sekolah Kepariwisataan di Kepulauan Nias. Dia berharap lulusan Sekolah Kepariwisataan di Kepulauan Nias dapat menjadi pelaku pariwisata di daerahnya masing-masing.
“Pembukaan sekolah Kepariwisataan di Pulau Nias merupakan dukungan dari Anggota DPR RI Marinus Gea, SE. M.Ak. Beliau turut memfasilitasi dibukanya sekolah Kepariwisataan ini. Kita juga telah merencanakan Pembangunan Patung Yesus Kristus di Desa Hilinakhe, yang tujuannya untuk menambah destinasi wisata yang memiliki nilai religi sekaligus estetika di Kepulauan Nias,” ujar Ir.Lakhomizaro sebelum menutup sambutannya.
Sebelumnya, Ketua DPP HIMNI bidang Seni Budaya dan Pariwisata yang juga Ketua Panitia memberitahu bahwa berdasarkan arahan dari Kementerian Pariwisata, kegiatan launching tujuannya untuk menggalakkan kembali Pesta Yaahowu di Pulau Nias sebagaimana warisan leluhur masyarakat Pulau Nias dari dahulu.
Pesta Yaahowu yang perdana ini direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 6 – 8 Agustus 2016, kemudian dilanjutkan dengan pengadaan pameran budaya yang acara penutupannya akan berpusat di Kota Gunungsitoli, dan pada akhirnya puncak pelaksanaan Pesta Yaahowu tahun 2017.
Berdasarkan pantauan pada tempat sosialisasi ini dilakukan, acara launching juga diisi dengan pemaparan materi oleh narasumber yang hadir, seperti Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Antariksa Tarigan. Sedangkan pada penutupan acara, HIMNI membagikan sebuah pin bertuliskan Nias Pulau Impian kepada para peserta acara.
Dan pada acara juga terlihat dihadiri oleh Ketua Umum DPP HIMNI Marinus Gea, SE, M.Ak, Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua, Dandim 0213/Nias, Kajari Gunungsitoli, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli dan Sekda Kota Gunungsitoli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *