Biak Butuh Dukungan Anggaran Untuk Kembangkan Destinasi Wisata Bahari

0
wisata bahari biak

Apa jadinya jika suatu daerah kekurangan anggaran dalam mengembangkan pariwisata lokal. Sudah pasti imbasnya ke destinasi wisata yang akan terbengkalai. Itulah yang kini dirasakan kepulauan distrik Aimando, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Pengembangan beragam destinasi wisata bahari di wilayah ini perlu dukungan anggaran memadai melalui dinas terkait.

“Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata juga diminta membantu pendanaan untuk mengembangkan potensi objek wisata bahari di wilayah kepulauan,” ucap Kepala Distrik Aimando Robert Rumaropen di Biak, Sabtu. 1 Juli 2017.

Aimando menyayangkan jika beragam destinasi wisata bahari di kepulauan distrik Aimando tidak mendapat aliran dana yang maksimal, pasalnya wilayah kepulauan Aimando menyimpan berbagai potensi pariwisata bahari yang alami seperti di pulau Kuri dan Kampung Samberpasi.

Karena itu, pemerintah pusat diharapkan dapat  mengalokasikan dana pengembangan objek wisata khusus wilayah kepulauan sehingga mempercepat peningkatan akses untuk menarik wisatawan berkunjung ke pulau Biak.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Wisata Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman mengatakan, setiap kabupaten/kota telah dialokasikan dana khusus oleh pemerintah, untuk menunjang fasilitas sarana prasarana pariwisata  yang ada kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Bahkan dana itu setiap tahun telah dikucurkan dan untuk pelaksanaan di lapangan,  dana tersebut harus sesuai dengan peraturan menteri yang telah ditetapkan.

Rizki meminta setiap kabupaten/kota untuk segera membentuk sebagai sekretaris dan dibantu dinas terkait lainnya.

Tim percepatan pengembangan pariwisata, lanjutnya, akan menjadi informasi bagi Bupai atau kepala daerah untuk mengetahui apa saja yang sudah dan belum dilaksanakan dalam upaya mendukung program pariwisata daerah setempat.

Berdasarkan data di Kabupaten Biak Numfor, salah satu wilayah kepulauan di Provinsi Papua mempunyai program unggulan daerah, yakni sektor perikanan dan pariwisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *