AccommodationDestinationEco TourismHeadline NewsTourism

Banyuwangi Kembangkan Wisata MICE Dengan Dorong Pertumbuhan Hotel

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendukung semangat Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam menggali potensi wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition). Di Banyuwangi wisata MICE sangat dibutuhkan mengingat Banyuwangi menyimpan banyak destinasi wisata yang tak kalah indahnya dengan daerah lain. Karena itu, Anas akan  terus mendorong bertumbuhnya amenitas, berupa hotel berbintang empat dengan convention center yang berkapasitas ribuan orang.

Banyuwangi yang kini diminati wisatawan baik wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus)  menjadi salah satu tuntutan agar pertumbuhan Hotel di Banyuwangi dapat merata. Hotel merupakan salah satu faktor dalam mewujudkan wisata MICE. Dengan berbagai fasilitas yang lengkap, hotel dapat menjalankan roda MICE secara optimal.

“Wisatawan yang datang ke Banyuwangi setiap tahunnya terus meningkat. Wisatawan yang hadir tidak hanya untuk berwisata, namun ada juga acara studi banding pemerintahan hingga menggelar seminar yang kini sudah mulai ramai, saat ini terdapat beberapa hotel lain sedang proses pembangunan,” ujar Bupati Anas seusai soft launching El Royale Hotel yang berada di Jalan Raya Banyuwangi-Jember Km 7, kecamatan Kabat, Sabtu, 27 Mei 2017.

Data yang dipegang Anas menyebutkan  selama tahun 2016, terdapat lebih dari 24.000 orang mengunjungi Banyuwangi dari berbagai instansi pemerintahan seluruh Indonesia untuk studi banding. Tahun ini, hingga Maret 2017,  sudah lebih dari 100 instansi pemerintahan dan swasta yang berkunjung ke Kota Gandrung itu.

Menurut Anas,  keberadaan hotel baru ini juga bisa memberikan alternatif lebih bagi para wisatawan. Mengingat beragamnya wisatawan yang hadir di Banyuwangi, mulai dari ala “backpacker”, komunitas, hingga wisatawan keluarga.

Selain hotel, homestay juga akan diselaraskan pembangunannya agar wisatawan dapat melakukan berbagai pilihan dalam urusan tempat tinggal.

” Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan, Banyuwangi menunjukan kelasnya sebagai kabupaten yang dapat menggelar berbagai event wisata. Event-event tersebut dapat disuguhkan secara menarik sehingga potensi MICE benar-benar terlihat di Banyuwangi.

“Kementerian Pariwisata akan selalu mendukung setiap daerah yang ingin mengembangkan destinasinya karena tidak semua daerah memiliki konsistensi itu. Banyuwangi bisa dibilang sudah berkembang untuk pariwisata,” kata Esthy.

Sementara, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi komitmen Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang serius dan fokus menggarap pariwisata. Ia juga konsen meningkatkan Wisman dari sektor manapun. Termasuk dari wisata sektor MICE untuk mengukir sejarah di pariwisata.

Dan gambarannya sudah terlihat jelas sejak 2016. Hampir seluruh primadona devisa negara terjun bebas. Minyak dan gas bumi, batu bara, serta minyak kelapa sawit, sedang meredup. Sementara industri pariwisata nasional justru melompat tinggi dan membawa efek domino yang menggerakkan beragam bidang ekonomi

“Destinasi MICE di Banyuwangi itu sudah lengkap. Karena punya alam yang indah, dan paket yang menarik dengan kombinasi aktivitas MICE dan tourism, kita bisa bawa mereka berwisata sambil menjalankan acara MICE. Spending di MICE ini lebih besar dari wisatawan leisure,” ujar pria asli Banyuwangi itu.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button