Culture

Dapatkan Apresiasi, Festival Wakaf Buku Dijadikan Ajang Untuk Memupuk Budaya Membaca Generasi Milenial

Pemerintah Kota Padang menyambut baik digelarnya Festival Wakaf Buku oleh Komunitas Muda Literat dan Orang Kaya Buku (OKB) Kota Padang. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa saat menghadiri kegiatan tersebut di Kupi Batigo, Jlan. KH. Ahmad Dahlan, Depan Menara Masjid Raya Sumatera Barat, Sabtu malam (9/11/2019).

Ia mengatakan, festival wakaf buku merupakan salah satu cara pemuda sebagai promotor menggerakan bangsa memenuhi kebutuhan generasi millenial akan buku-buku bacaan berkualitas. Gerakan ini juga, merupakan bentuk mencerdaskan bangsa lewat literasi, sehingga kaum millenial bisa tercerahkan dalam pengetahuan.

“Kegiatan ini dapat membantu mengembangkan minat baca, sekaligus panggung literasi ini juga diharapkan, mendukung segala kebijakan yang telah ditetapkan Kota Padang dalam mencerdaskan generasi muda di Kota Padang ke depan,” katanya.

Hendri berharap, kegiatan ini dapat mendorong generasi millenial lainnya untuk membuat hal positif serupa. Sehingga menambah kesadaran akan pentingnya memupuk budaya membaca di kota ini.

“Panggung literasi ini juga diharapkan dapat mendukung segala kebijakan yang telah ditetapkan Kota Padang kedepan terumata dalam mencerdaskan generasi mudanya,” ujar Hendri.

Sementara itu, Ketua Muda Literat, Muthia Isa Khadifa mengatakan, Festival Wakaf Buku sudah digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu. Buku-buku yang disumbangkan nantinya akan diberikan kepada yang membutuhkan, seperti para penggiat literasi, dan ruang baca di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Muthia menyebutkan, Festival Wakaf Buku ini juga diisi dengan berbagai kesenian, seperti pentas musik dan pameran karya intelektual. Selain itu, juga ada dialog bersama Novelis Yetti A Ka, dialog ibu dan anak bersama Ratjun Buku dan Wulan Mulya Pratiwi. Bagi pengunjung membeli buku baru diberikan diskon 20-25 persen.

“Bagi siapa yang ingin menyumbangkan buku pada festival ini, dapat menyumbangkan buku bacaannya, baik fiksi maupun non fiksi, kecuali buku pelajaran. Para pengunjung bisa juga membeli buku baru dengan diskon 20-25 persen,” ungkap Muthia.

 

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close