Dua Kelompok Pengeluaran Ini Faktor Deflasi Sulsel Sebesar 0,10 Persen

0
bps-sulsel

Provinsi Sulawesi Selatan mengalami deflasi selama Agustus 2018 sebesar 0,10 persen. Terjadinya penurunan harga pada dua kelompok pengeluaran pada Agustus 2018 yakni kelompok bahan makanan 0,98 persen dan kelompok sandang sebesar 0,20 persen membawa Sulsel mengalami deflasi.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah menuturkan, hanya dua kelompok saja yang mengalami penurunan harga, sementara kelompok lain mengalami inflasi.

“Meski begitu, Sulsel deflasi juga karena empat kota acuan indeks harga konsumen (IHK) Sulsel mengalami deflasi yaitu Bulukumba, Watampone, Palopo, dan Makassar,” ujar Yos, Senin (3/9/2018).

Kelompok bahan makanan dengan deflasi terbesar adalah bumbu-bumbuan sebesar 9,45 persen, diikuti ikan diawetkan 0,83 persen, dan kacang-kacangan sebesar 0,70 persen.

Sementara itu, pada kelompok sandang yang mengalami deflasi terbesar adalah barang pribadi dan sandang lainnya sebesar 0,66 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Palopo sebesar 0,29 persen dengan IHK 134,00. Dan, untuk deflasi terendah terjadi pada kota Watampone sebesar 0,02 persen dengan IHK 132,90.

“Deflasi Sulsel merupakan yang kedua setelah sebelumnya terjadi pada bulan Maret 2018 yang sebesar 0,06 persen,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *