Finalis Miss Chinese Indonesia 2025 Bangga Bawa Identitas Budaya ke Panggung EL JOHN Fashion Week

EL JOHN Fashion Week x Miss Chinese Indonesia 2025 kembali mencuri perhatian publik setelah sukses digelar di Exhibition Hall WTC Mangga Dua, Jakarta, pada Minggu (16/11/2025). Gelaran yang diprakarsai oleh Yayasan EL JOHN Indonesia, bekerja sama dengan EL JOHN Pageants serta EL JOHN Collection, ini menghadirkan perpaduan budaya, kreativitas mode, dan pesona para finalis yang menyita antusiasme pengunjung.
Tidak hanya para pengunjung WTC Mangga Dua yang memenuhi area pameran, para finalis Miss Chinese Indonesia 2025 juga menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka tampil percaya diri di atas panggung dengan busana rancangan terbaik, menampilkan keanggunan sekaligus identitas perempuan Tionghoa-Indonesia.
Pada peragaan kali ini, para finalis mengenakan tiga jenis busana utama yang masing-masing membawa makna dan estetika berbeda:
1. Qipao
Busana tradisional Tionghoa ini menjadi pembuka yang memukau. Qipao—terkenal dengan potongan yang menonjolkan siluet tubuh, dihadirkan dalam sentuhan modern, memadukan kemewahan klasik dengan inovasi desain masa kini. Finalis tampil menawan, memancarkan elegansi dan keanggunan yang menjadi ciri khas busana tersebut.
2. Cocktail Dress
Pada tema selanjutnya, panggung beralih ke nuansa yang lebih urban dan glamor. Cocktail dress karya desainer menghadirkan nuansa kontemporer yang berpadu dengan elemen futuristik. Pada sesi ini, para finalis memperlihatkan sisi modern perempuan masa kini yang bebas berekspresi dan penuh percaya diri.
3. Kebaya
Sebagai penutup, para finalis mengenakan kebaya yang menjadi simbol kecintaan pada budaya Nusantara. Kebaya ditampilkan dalam warna-warna tegas dan mencolok, menunjukkan bahwa identitas perempuan Indonesia tetap menjadi bagian penting meski berada dalam konteks budaya Tionghoa. Perpaduan kedua budaya ini menciptakan tampilan yang anggun sekaligus bermakna.

Para finalis mengaku bangga dan gembira dapat memperagakan busana yang mencerminkan identitas perempuan Indonesia-Tionghoa, seperti yang dirasakan Regina Inca, Finalis nomor urut 17 ini, tampil penuh percaya diri di atas panggung, meski ada kendala saat menurunkan tangga, namun hal tersebut diatasinya
Menurut Regina mengatakan EL JOHN Fashion Week kali ini memiliki konsep yang sangat berkesan karena menyatukan budaya Tionghoa dan Indonesia dalam satu rangkaian busana.
“Keren banget! Konsepnya luar biasa karena menggabungkan Qipao dari budaya Chinese, Wastra dari Indonesia, dan kebaya dalam satu show,” tutur mahasiswi LSPR ini.
Ia berharap special show ini bisa terus berlanjut dan semakin berkembang pada tahun-tahun berikutnya. “Semoga tahun depan, 2026, makin banyak yang melihat dan makin banyak yang mengenal Miss Chinese Indonesia,” kata Regina.

Selain itu, Regina juga menyampaikan harapannya untuk EL JOHN Pageants dan Yayasan EL JOHN Indonesia. “Semoga semakin besar, semakin dikenal, dan terus mendidik kami para peserta supaya makin berwawasan,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan finalis nomor urut 15 Bellinda Juniaty Halomoan. Mahasiswi Universitar Tarumanagara ini, mengaku bahwa pertama kali tampil di atas panggung membuatnya cukup tegang. “Karena aku nggak biasa catwalk, jadi awalnya agak grogi,” ungkapnya.
Namun suasana kompetitif yang positif di antara para finalis membuatnya semakin percaya diri. “Lama-lama karena teman-teman mendukung, jadi aku bisa lebih enjoy bareng-bareng. Selama ini semuanya lancar dan pastinya aku have fun karena kita saling mendukung dan growing bareng,” sambungnya.

Pengalaman tampil di EL JOHN Fashion Week membuat Bellinda termotivasi untuk terus belajar. “Aku rencana mau lebih serius lagi belajar catwalk, talent, dan performance. Semoga ke depan kalau ada kesempatan ikut pageant lagi, aku bisa tampil makin bagus,” ujarnya.
Bellinda juga menyampaikan harapannya untuk penyelenggaraan EL JOHN Fashion Week ke depan. “Harapan aku, acara ini terus dilancarkan. Terima kasih juga untuk para mentor yang sudah membimbing kami. Hal-hal yang sebelumnya bikin kami nggak pede, sekarang justru bisa bikin kami lebih percaya diri,” katanya
Saat ditanya alasan mengikuti Miss Chinese Indonesia, Bellinda menjelaskan bahwa pengalamannya bekerja di luar negeri membuatnya ingin lebih mampu tampil sebagai representasi Indonesia.

“Aku merasa harus bisa tampil di depan layar karena aku merepresentasikan orang-orang Indonesia. Dari semua pageant, Miss Chinese Indonesia paling cocok dengan apa yang aku percaya tentang diriku. Aku seorang Chinese, seorang Indonesian,” ucapnya
Bellinda juga menambahkan bahwa ajang ini memberinya banyak wawasan tentang budaya yang memperkaya identitas dirinya.
