garuda tambah

Garuda Indonesia akan memanfaatkan landasan pacu sepanjang 800-1.200 meter sebagai momen untuk menyedot pengguna jasa penerbangan sebanyak 2,5 hingga 4 juta orang. Kendati demikian, maskapai BUMN ini mengakui masih banyak bandara-bandara yang menjadi jaringan Garuda yang belum memiliki landasan pacu sepanjang 800-1.200 meter.

“Padahal, di beberapa titik itu, terdapat ekonomi growth. Kemudian, populasi yang cukup dan demand yang sebenarnya belum tergarap dengan baik. Oleh karena itu, kami diminta untuk segera mengeksplor potensi pasar ini,” kata Dirut PT. Garuda Indonesia tbk (GIAA) M Arif Wibowo di Jakarta.

Garuda memiliki penghitungan sendiri untuk merangkul para penggunannya. Dalam penghitungannya itu, Garuda mencatat hanya ada76 bandara yang memiliki landas pacu sepanjang 800-1200 meter dan jumlah bandara tersebut diperikirakan dapat menjaring pasar hingga mencapai 2,5 sampai 4 juta orang per tahun. Namun hanya 16 bandara dari 76 bandara yang hanya bisa dilayani Garuda. Sisanya sebanyak 60 bandara harus dikembangkan terlebih dahulu, sebelum dilayani maskapai.

“Dari 76 airport itu ada 16 airport yang sudah siap. Artinya, tidak perlu lagi dinaikkan PCN-nya, dan tidak perlu dinaikkan PKP-PK [Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran],” ujar Arif.

Sementara itu, untuk periode lima tahun mendatang, Garuda akan menambah rute baru, sebanyak 106 rute baru. Rute-rute tersebut akan dibuka di 76 bandara . Sedangkan dalam jangka pendek, maskapai membidik 21 rute baru untuk 16 bandara yang telah siap.

Selain rute, armada baru juga akan didatangkan Garuda. Armada baru ini akan diprioritaskan pesawat-pesawat dengan kemampuan lepas landas dan mendarat pada landas pacu pendek (short take off and landing/STOL)

Menurut Arif, untuk saat ini Garuda sedang mengkaji ulang penambahan jumlah pesawat dengan kemampuan STOL tersebut. Adapun, maskapai sebelumnya telah memesan sebanyak 25 pesawat ATR72-600.

Saat ini, jumlah pesawat ATR 72-600 yang dioperasikan Garuda Indonesia baru mencapai 15 unit, naik 36% dari tahun lalu sebanyak 11 unit. Selain ATR, Garuda Indonesia juga memiliki pesawat CRJ1000NextGen sebanyak 18 unit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *