Genjot Ekspor, ASMINDO Perkenalkan Produk Furnitur Kepada Delegasi Arab Saudi
Asosiasi Industri Permebelan & Kerajinan Indonesia (ASMINDO) memperkenal produk furnitur dalam negeri kepada delegasi dari Arab Saudi. Kegiatan tersebut dikemas dalam acara Business Dialogue & Networking ASMINDO di SOUTH78, Serpong, Tangerang, Rabu (31/05/2023).
Delegasi yang datang terdiri dari perwakilan kamar dagang Arab Saudi (FSC). Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Pengembangan Ekspor Produk dan Jasa Kreatif Kementerian Perdagangan RI Miftah Farid dan Ketua Komite Bilateral Arab Saudi KADIN, Soeryo Putranto, Ketua Umum ASMINDO Dedy Rochimat bersama sejumlah pengurus ASMINDO.
Kedatangan para delegasi Arab Saudi ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan ke Arab Saudi beberapa waktu lalu, guna meningkatkan kerja sama bisnis antara pengusaha Indonesia dengan Arab Saudi.

ASMINDO yang diwakili VIVERE Group terpilih sebagai tuan rumah untuk memperkenalkan produk-produk unggulannya agar dapat diekspor ke Arab Saudi. Produk furnitur yang diperkenalkan, antara lain produk berbahan rotan, kayu dan bambu.
Selain itu, dalam presentasi yang dilakukan kepada delegasi bisnis Saudi Arabia, ASMINDO juga memperkenalkan produk anggota ASMINDO. Presentasi tersebut bertujuan untuk memperluas pasar ekspor dan meningkatkan kerjasama antara kedua negara dalam industri furnitur.
Ketua Umum ASMINDO Dedy Rochimat mengatakan produk yang diperkenalkan tersebut mendapat respon positif dari delegasi, bahkan mereka tertarik untuk mendatangkan produk mebel dan kerajinan dari Indonesia.
“Banyak sekali produk-produk dari teman-teman UKM yang diperkenalkan. Produk jenis outdoor mereka juga senang, solid wood mereka juga senang, rotan apalagi dan mereka sudah lihat dan mereka mengomentari bahwa produk tersebut bisa laku di Arab Saudi,” kata Dedy kepada tim liputan EL JOHN Media.

Dedy menjelasan kegiatan Business Dialogue & Networking ini digelar untuk meningkatkan ekspor produk furnitur ke Arab Saudi. Data yang dihimpun ASMINDO, nilai ekspor produk mebel dan kerajinan Indonesia ke Arab Saudi, masih terbilang kecil yakni masih di angka 6 juta dolar AS pada tahun 2022. Ini menunjukkan bahwa hubungan perdagangan Indonesia-Arab Saudi belum sejajar dengan hubungan secara historis.
“Seperti yang disampaikan Menteri Perdagangan RI dalam keynote speech-nya di Hotel St. Regis kemarin, bahwa hubungan Indonesia-Arab Saudi secara historis sangat baik, namun hubungan perdagangan tersebut masih tergolong kecil. Oleh karena itu, kita masih memiliki banyak ruang untuk meningkatkan perdagangan kita lebih banyak lagi,” ujar CEO & Founder VIVERE Group.

Menurut Dedy, Arab Saudi menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mencari dan mengembangkan pasar furnitur yang baru, seiring melemah ekonomi Amerika Serikat dan Eropa. Apalagi Arab Saudi sedang mengembangkan sejumlah kota yang membutuhkan produk-produk furnitur.
“Kita ketahui bersama bahwa Arab Saudi, sedang mengembangkan kota-kota baru. Dan barang-barang Indonesia ini cocok sekali dengan Arab Saudi. National resources kita juga luar biasa sehingga bisa menjadi pasar untuk Indonesia, itu harapan yang saya kemukakan kepada delegasi,” ungkap Dedy.

Pada kesempatan ini, Dedy mengundang para delegasi untuk hadir di Indonesia Mebel & Design Expo (IFFINA) 2023 yang dilangsungkan di ICE (Indonesia Convention & Exhibition) BSD, Tangerang, Banten pada 14 -17 September 2023. Pameran furniture terbesar yang digagas ASMINDO ini akan menjadi showcase bagi 6 kategori utama, yaitu furniture, craft, project design, homeware, and home fabric, serta decorative dan gift. Jumlah pengunjung yang ditargetkan akan hadir ke pameran ini sekitar 10.000 orang dengan jumlah peserta pameran mencapai 400 perusahaan.