Grab Tegaskan Kembali Posisinya Sebagai Platform Paling Aman di Indonesia

0
Foto_2(3)

Grab, platform aplikasi dan pembayaran mobile terkemuka di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan peluncuran upaya keselamatan terbaru untuk meningkatkan keselamatan para penumpang di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya terbaru ini, Grab meluncurkan tombol SOS yang dapat diakses melalui satu kali sentuhan dan saat ini tersedia untuk seluruh penumpang di Indonesia. Fitur ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Grab juga memperkenalkan kebijakan Know Your Driver-Partners (KYP) terbaru untuk memastikan validitas dokumen pendukung dan syarat kendaraan milik para mitra pengemudi. Baik tombol SOS maupun kebijakan KYP merupakan bagian dari upaya yang diambil untuk memperluas inisiatif keamanan Grab yang ketat, yang telah diusung oleh perusahaan sejak awal.

Sejak didirikan, Grab telah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan keselamatan para penumpang dan mitra pengemudi, termasuk pelatihan berkendara aman bagi para mitra pengemudi GrabBike dan penarikan data terkait keamanan berkendara melalui machine learning. Program keselamatan ini sangatlah penting mengingat bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan satu-satunya penyebab kematian yang tidak terkait dengan masalah kesehatan dalam daftar 20 penyebab kematian tertinggi di Indonesia .

Hasil dari berbagai program keamanan tersebut tercermin melalui turunnya angka insiden fatal yang terjadi di platform Grab. Pada 2017, inisiden fatal yang terjadi di platform Grab mengalami penurunan signifikan dari 0.56 per 100 ribu pengguna aktif pada 2015 menjadi 0.11 pada 2017. Angka ini jauh lebih rendah dari angka nasional yaitu 16.64 per 100.000 dari total populasi2. Selain itu, angka insiden yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas minor, Grab hanya mencatat

Sebanyak 2.95 insiden per 1 juta perjalanan, mengkukuhkan posisinya sebagai moda transportasi teraman di Indonesia.

Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia mengatakan, “Kami adalah pelopor dalam memprioritaskan keamanan pada perjalanan ride-hailing melalui berbagai fitur seperti ‘Share My Ride’. Melalui upaya keamanan yang baru bagi para pelanggan dan mitra pengemudi, kami kembali membuktikan bahwa keselamatan merupakan prioritas bagi Grab. Walaupun demikian, satu kecelakaan sudah merupakan angka yang besar bagi kami dan kami berkomitmen untuk terus berusaha lebih baik dalam meningkatkan keselamatan para penumpang dan mitra pengemudi. Kami sangat antusias untuk meluncurkan tombol SOS pertama bagi para penumpang dan kebijakan KYP baru sebagai bagian dari peningkatan keamanan yang utama yang akan memberikan manfaat bagi para pelanggan kami.”

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami. Saya sangat bahagia mengumumkanbahwafitur tombol SOS dan pemeriksaan keamanan akan ditambahkan pada rangkaian upaya pencegahan pada sistem keamanan yang sudah ada. Tombol SOS secara khusus merupakan contoh bagaimana kami terus berusaha meningkatkan keselamatan penumpang dengan cara yang sederhana, yaitu dua kali ketukan pada tombol SOS untuk membagikan lokasi Anda secara otomatis kepada teman atau anggota keluarga,” lanjut Ridzki.

Selain fitur tombol SOS yang baru, Grab juga merupakan perusahaan ride-hailing satu-satunya yang secara ketat menerapkan prinsip KYP bagi para mitra pengemudi GrabCar dengan tujuan meningkatkan aspek keselamatan para penumpang. Melalui proses KYP ini, Grab akan memeriksa seluruh dokumen fisik yang dimiliki oleh para mitra pengemudi (KTP, SIM, STNK, dan SKCK)3, serta menemui mereka secara langsung.
Grab juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan milik mitra pengemudi. Saat ini, proses terbaru ini sedang diterapkan pada 7 kota besar di Indonesia, yang selanjutnya akan diterapkan di kota-kota lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *