Headline News

Guna Menarik Wisatawan, Buleleng Kembangkan 10 Desa Wisata Baru

Siapa yang tak kenal Bali. Pulau Dewata ini menyimpan sejuta tempat wisata yang begitu indah dan menarik. Hampir semua wisatawan baik mancanegara maupun nusantara yang datang ke Bali pasti menajajaki satu persatu objek wisata yang ada di destinasi unggulan Indonesia ini. Sebut saja Pantai Kuta, Sanur, Tanah Lot dan Ubud merupakan sebagian objek wisata yang sudah mendunia.

Namun hal tersebut tidak menjadikan Bali berdiam diri untuk menunjukan destinasi wisata lain yang tak kalah menariknya. Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng telah menyiapkan 10 desa wisata baru guna menarik kunjungan wisatawan mancanegara maupun nusantara ke wilayah Buleleng. Bahkan ke 10 desa wisata itu kini sedang dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng

Buleleng yang wilayahnya terdiri atas laut dan perbukitan atau dikenal dengan “Nyegara Gunung” menjadi faktor desa-desa yang ada di Buleleng patut untuk dijadikan tempat wisata. 10 desa wisata baru tersebut tidak kalah dengan puluhan desa yang sebelumnya sudah diresmikan sebagai desa wisata.

“Salah satu Desa Sudaji yang memiliki potensi luar biasa pada sektor budaya dan alamnya. Kami juga sempat berunding dengan masyarakat sekitar,” papar Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, I Nyoman Sutrisna.

Sutrisna pun yakin desa wisata di kabupaten Bujung utara Pulau Dewata itu memiliki manfaat yang baik dan dapat memperkuat promosi pariwisata Bali Utara yang mengusung tema”Buleleng is different” atau Buleleng yang berbeda.

“Berbeda disini maksudnya Buleleng memiliki karakteristik pariwisata yang berbeda jika dibandingkan dengan objek wisata yang ada di Bali Selatan. Kami memiliki pantai yang tenang dan masih sepi, alam yang luar biasa eloknya dan daerah kami aman dari kemacetan,” kata Sutrisna.

Ia menambahkan dalam waktu dekat Dispar Buleleng bekerja sama dengan pihak swasta akan menggelar “Buleleng Expo”.

“Expo nanti, bukan dana dari APBD itu swasta yang dikoordinasikan dengan kami. Ini bagian promosi wisata kami, yang nantinya akan disinergikan dengan pelaksanaan PKB,” ungkap Sutrisna. seperti dikutip dari antara

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button