Importir Kopi Turki Jajaki Impor Kopi Langsung dari Indonesia

0
kopi 1

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak komunitas bisnis kopi di Turki yang tertarik dengan kopi Indonesia. Hal ini setidaknya terlihat dari tren peningkatan impor kopi asal Indonesia. Sayangnya sebagian besar kopi asal Indonesia masih didatangkan dari negara ketiga di Eropa.

Untuk itu, Fatih Topuz dari perusahaan Del Fiano, Istanbul-Turki memutuskan untuk berkunjung ke Indonesia pada 26-29 Maret 2018. Tujuannya adalah melihat berbagai biji kopi dan menjajaki peluang impor secara langsung. Selama ini yang bersangkutan mengimpor kopi Indonesia dari Jerman atau Belanda. Adapun kopi yang diminatinya adalah jenis arabica dan sedikit robustadengan kualitas baik dan tentunya dengan harga bersaing.

Selama berada di Indonesia, Fatih Topuz melakukan serangkaian kunjungan ke perusahaan kopi yang ada di Jakarta, Bandung, Medan, dan Surabaya. Di Jakarta Fatih melakukan pertemuan bisnis dengan produsen kopi yang tergabung dalam Komunitas Kopi Nusantara (Kopinusa) dan Koperasi Sekunder Masyarakat Pelindung Indikasi Geografi Arabika Flores Bajawa dilanjutkan dengan kunjungan ke perkebunan kopi Gunung Puntang  Bandung pada keesokan harinya.

Dalam dua hari pertama kunjungan Fatih Topuz terkesan dengan sambutan dan presentasi biji kopi yang dilakukan Kopi Nusa serta Koperasi Sekunder. Yang bersangkutan memberikan apresiasi khusus terhadap kopi Flores yang sempat dicicipi pada sesicoffee cupping dan berjanji membicarakan peluang pemasarannya bersama rekan rekan komunitas kopi di Turki

Menurut rencana, Fatih Topuz masih akan melanjutkan pertemuan bisnisnya dengan perusahaan Coffindo di Medan  dan dengan PTPN 12 di Surabaya masing-masing pada 28 dan 29 Maret sebelum kembali ke Turki.

​Dengan pengalaman berkecimpung di bisnis kopi selama 25 tahun dan jaringan kerjasama distribusi ke berbagai outlet kopi tersebar di Turki maka keberhasilan kerjasama dengan yang bersangkutan  akan turut meningkatkan pangsa pasar kopi Indonesia di pasar Turki yang saat ini baru mencapai USD 480 ribu atau sekitar 0,25% dari seluruh impor Turki senilai USD 190 juta USD. Kopi Indonesia bersama dengan kopi yang diimpor dari negara lainnya biasanya diperuntukan bagi penikmat Turk Kahve atau Kopi Turki yang umum dijumpai di Turki. (Sumber: KJRI Istanbul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *