Ini Dua Faktor Utama Yang Menyebabkan Lion Air Delay
Manajemen Lion Air tak mengelak Jika disebut sebagai maskapai yang kerap melakukan delay atau keterlambatan penerbangan. Meski tak mengelak namun maskapai berkepala singa ini tidak sengaja melakukan keterlambatan ini , melainkan ada dua faktor yang menyebabkan delay yang cukup lama harus terjadi. Dua faktor tersebut yakni i faktor internal maupun eksternal.
Managing Director Lion Air Daniel Putut Kuncoro Adi memastikan, pihaknya akan segera membenahi kedua faktor tersebut dengan memprioritaskan pembenahan internal, demi memperbaiki servis kepada penumpang dan memperbaiki kondisi pesawat serta kapasitas kru.
“Di sektor operasional, concern kami pada faktor internal. Seperti misalnya pada kondisi pesawat dan kru. Kami mencoba terus mencari alternatif bagi keduanya demi perbaikan layanan,” kata Daniel di kantor Kemenhub
Sementara untuk faktor eksternal sendiri, Daniel mengakui jika aspek tersebut bukan hanya terjadi pada maskapai Lion Air namun sejumlah maskapai lain juga ikut merasakan,misalnya seperti kendala cuaca, lalu lintas udara, kondisi station, atau bahkan bandara.
Selain itu, Daniel juga berjanji bahwa pihaknya akan menambah kapasitas kru, dari yang dibatasi minimum oleh pihak Kemenhub dengan perbandingan satu pesawat berbanding 3,5 set kru (1:3,5), menjadi satu pesawat berbanding 5 set kru (1:5).
“Dengan frekuensi penerbangan yang sudah sangat padat, kami akan naikkan indeksnya menjadi 1:5. Sehingga kebutuhan awak pesawat dapat membantu operasional pesawat lancar,” ujarnya.
Diketahui, dari data yang dihimpun, ada sejumlah penerbangan Lion Air yang delay, di Bandara Soekarno Hatta saja, hingga Minggu, 2 April 2017, ada 11 rute penerbangan yang mengalami keterlambatan seperti tujuan Jambi, Semarang, Padang, Pontianak, Palembang, Solo dan Ujung Pandang. Bahkan penumpang Lion Air sempat mengamuk akibat keterlambatan ini.. Terkait hal ini Menhub pun memberika waktu dua bulan agar Lion Air dapat segera menyelesaikan permasalahannya tersebut.
