BusinessDestinationHeadline News

Investasi Buleleng di Semester I 2007 Raih Ratusan Miliar Rupiah

Kabupaten Buleleng Bali memang tak setenar  Kabupaten Badung yang menyimpan banyak destinasi wisata, namun salah satu kabupaten di Bali Utara ini meraih hasil investasi yang cukup tinggi. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Buleleng mencatat dalam kurun enam bulan (Januari 2017 hingga Juni 2017), investasi yang tercatat di Bumi Panji Sakti ini mencapai Rp 410.250.000.000. Jumlah yang cukup besar itu diraih dari  berbagai sektor investasi seperti sektor properti, pariwisata, perdagangan, perikanan dan pertanian.

“Dari total investasi itu, Rp 80 miliar bersumber dari sektor perdagangan menengah kebawah. Yang paling besar sektor perumahan,” jelasnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Buleleng, Putu Karuna.

Meski investasi di Buleleng menunjukan progres yang baik, namun para investornya lebih banyak berasal dari luar Kabupaten Buleleng. Kondisi ini terjadi, diduga karena kemampuan financial para investor lokal yang masih belum mencukupi. “Yang tanam modal, ada yang lokal. Tetapi lebih banyak yang dari luar kabupaten, seperti Denpasar maupun luar Bali,” ungkap birokrat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini, seperti yang dilansir Bali Post.

Putu menjelaskan serbuan investasi di Buleleng bukan karena adanya kelonggaran  yang diberikan Pemerintah Kabupaten Buleleng, melainkan semua para investor yang menanamkan modalnya di Buleleng tetap mengikuti peraturan dan standar operasional yang ada.

Seperti halnya sektor perindustrian, tetap diarahkan ke kawasan Gerokgak. “Investasi tetap mengacu pada aturan. Untuk industri, kami tetap arahkan ke kawasan industri. Begitu juga dengan pariwisata. Tergantung potensi. Untuk meningkatkan investasi, kami juga terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam pengurusan persyaratan yang diperlukan,” ucapnya

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button