Investor Spanyol Lebih Tertarik Berinvestasi di Indonesia
Ada 11 negara di Asia Tenggara yang memiliki potensi investasi yang menguntungkan. Namun untuk investor-investor Spanyol, Indonesia-lah yang dipilih sebagai negara yang cocok untuk berinvestasi. Alasannya, sederhana yakni Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki prospsek yang cerah untuk berinvestasi di Kawasan Asia Tenggara.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol yang juga Ketua Komite ASEAN di Madrid (Asean Committee in Madrid/ACM), Yuli Mumpuni Widarso mengakui adanya keinginan para investor asal negeri matador untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Yuli menyebut sejumlah pemimpin perusahaan Spanyol bergerak di bidang industri galangan kapal (shipyard), logistik, asuransi, pariwisata bahari (cruise), pengolahan ikan, asosiasi perusahaan kapal ikan, asosiasi perusahaan galangan kapal, dan otoritas pelabuhan mengungkapkan ketertarikannya berinvestasi di Indonesia.
“Investasi Spanyol sangat penting bagi Indonesia, khususnya di sektor perikanan, kemaritiman, dan wisata bahari,” kata Yuli saat memberikan keterangan pers bersama para duta besar ASEAN di Zaragoza, Spanyol, Selasa 4 Juli 2017.
Para dubes ASEAN terdiri atas, Dubes Thailand untuk Spanyol Rattikul Chansuriya, Dubes Filipina untuk Spanyol Emmanuel Fernandez, Dubes Malaysia untuk Spanyol Zainal Abidin, dan Counsellor Minister of Vietnam untuk Spanyol Ly Duc Trung.
Yuli mengungkapkan, Spanyol sebagai mitra dagang strategis Indonesia memiliki industri produk perikanan terbesar, yaitu Pescanova dan lokasi berdirinya kantor pusat Konfederasi Perusahaan-perusahaan Hasil Laut Spanyol (Consemar), dan kantor pusat European Fisheries Control Agency.
Yuli menjelaskan grafik investasi Spanyol ke Indonesia belum cukup tinggi. Karena itu daya tarik kalangan dunia usaha Spanyol menanamkan modalnya ke Indonesia sekaligus untuk kembali mendongkrak pertumbuhan realisasi investasi Spanyol ke Indonesia, yang pada tahun 2016 turun sebesar US$ 6 juta dibandingkan tahun 2015.
“Kami harus membawa pelaku usaha Spanyol untuk berinvestasi di sektor maritim,” kata Yuli.
Dia mengungkapkan, sektor perikanan, kemaritiman, wisata bahari, dan pembangunan infrastruktur di pelabuhan transit sebagai target karena sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang menetapkan pembangunan poros maritim sebagai prioritas.
Sementara itu, Perwakilan Kamar Dagang dan Industri Zaragoza, Nieves Agreda optimistis investasi Spanyol akan terus mengalir ke negara-negara Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
“Kerja sama sinergis yang terjalin di antara kalangan dunia usaha Spanyol dan negara-negara Asia Tenggara akan terus meningkat,” katanya.
