Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres Terpilih, Prabowo Panggil 49 Nama Calon Menteri

0
sri-mulyani-sebut-prabowo-konsisten-14102024-221453

Enam hari menjelang pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Prabowo memanggil 49 nama calon menteri ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). Pertemuan ini menjadi sorotan publik, mengingat pentingnya pemilihan menteri untuk menyokong program-program pemerintah yang akan datang.

Sejak sore hingga malam, para calon menteri tiba bergantian. Mereka disambut oleh awak media yang menunggu di luar, dengan beberapa di antaranya memberikan pernyataan setelah bertemu Prabowo. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Sri Mulyani, yang sebelumnya dirumorkan akan mengakhiri jabatannya sebagai Menteri Keuangan.

Sri Mulyani mengonfirmasi bahwa Prabowo telah menawarkan posisi tersebut kembali kepadanya. “Beliau meminta saya untuk kembali menjadi Menkeu,” ungkap Sri Mulyani, yang mengindikasikan bahwa Prabowo ingin mempertahankan stabilitas sektor keuangan di tengah perubahan kepemimpinan.

Ia juga menekankan bahwa fokus utama pemerintahannya akan pada penguatan keuangan negara. “Alokasi belanja kementerian, Transfer ke Daerah (TKD), serta investasi perlu dioptimalkan untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain Sri Mulyani, Wakil Kapolri Komjen Agus Andrianto juga hadir dalam pertemuan tersebut. Agus mengungkapkan bahwa Prabowo memintanya untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan selama lima tahun mendatang. Meskipun enggan mengungkapkan posisi kementerian yang akan diamanahkan, Agus menyatakan kesiapan untuk menerima tanggung jawab apapun. “Saya siap. Semoga saya bisa kerjakan,” tuturnya.

Calon menteri lainnya, Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal, juga berbagi pengalamannya setelah dipanggil Prabowo. Ia mengaku terkejut dan tidak pernah membayangkan akan dipanggil untuk membantu kepemimpinan Prabowo. “Saya baru pulang dari MoU dengan Grand Syekh Al-Azhar Mesir, tiba-tiba saya dapat undangan dari Pak Prabowo,” ujarnya.

Nasaruddin mengisyaratkan bahwa perannya nantinya akan berkaitan dengan bidang yang sudah dijalaninya saat ini, meskipun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang posisi yang akan diembannya. “Saya akan bekerja secara profesional dan berharap dapat membantu Prabowo dengan baik,” katanya.

Daftar nama calon menteri yang hadir dalam pemanggilan tersebut mencakup tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang, termasuk politikus, akademisi, dan profesional. Berikut adalah beberapa nama yang dipanggil:

  1. Sugiono (Gerindra)
  2. Maruarar Sirait (Gerindra)
  3. Fadli Zon (Gerindra)
  4. Prasetyo Hadi (Gerindra)
  5. Rachmat Pambudy (Gerindra)
  6. Supratman Andi Agtas (Gerindra)
  7. Bahlil Lahadalia (Golkar)
  8. Wihaji (Golkar)
  9. Nusron Wahid (Golkar)
  10. Maman Abdurrahman (Golkar)
  11. Dito Ariotedjo (Golkar)
  12. Meutya Hafid (Golkar)
  13. Agus Gumiwang Kartasasmita (Golkar)
  14. Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat)
  15. Teuku Riefky Harsya (Demokrat)
  16. Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (Demokrat)
  17. Zulkifli Hasan (PAN)
  18. Yandri Susanto (PAN)
  19. Muhaimin Iskandar (PKB)
  20. Abdul Kadir Karding (PKB)
  21. Yusril Ihza Mahendra
  22. Raja Juli Antoni (PSI)
  23. Syaifullah Yusuf (Mensos/PBNU)
  24. Abdul Mu’ti (Muhammadiyah)
  25. Arifatul Choiri Fauzi (Muslimat NU)
  26. Nasaruddin Umar (Imam Besar Masjid Istiqlal)

Dengan pertemuan ini, Prabowo tampaknya berusaha untuk membangun tim yang solid dan kompeten untuk menghadapi tantangan pemerintahan mendatang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *