PSMTI Sukabumi Bersama Sejumlah Organisasi Tionghoa dan Babah Alun Berkolaborasi Berbagi Makanan Murah dan Bergizi
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sukabumi bersama dengan empat organisasi, yakni HAKKA, YONG CHUN, FUQING, dan INTI, berkolaborasi dengan Bapak Yusuf Hamka untuk menggelar kegiatan berbagi makanan murah berupa Nasi Kuning Babah Alun. Acara ini berlangsung di Ruko Danalaga Square, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, dan menandai soft opening cabang ke-26 Nasi Kuning Babah Alun di daerah tersebut.
Dalam acara ini, disediakan 100 porsi Nasi Kuning yang merupakan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dengan harga jual sebesar Rp 7.000 per porsi. Namun, untuk mendukung masyarakat yang ingin sarapan pagi, Nasi Kuning ini dijual dengan harga khusus hanya Rp 3.000 per porsi. “Kita memberikan subsidi sebesar Rp 4.000 per porsi untuk warga yang akan sarapan pagi,” ungkap Tan Wijaya, Ketua PSMTI Sukabumi.
Kegiatan bakti sosial ini mengusung tema “The Power of Sodaqoh”, yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencegah dan melawan stunting. Tan Wijaya menjelaskan, “Hari ini, kita menyediakan sarapan pagi yang cukup bergizi, yang terdiri dari telur, bihun, tempe orek, dan kerupuk. Kami ingin memastikan bahwa makanan yang diberikan tidak hanya terjangkau, tetapi juga bergizi bagi warga.”
Kegiatan berbagi sarapan pagi ini direncanakan akan dilaksanakan setiap minggu, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. Tan Wijaya menambahkan, “Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak.”untuk UMKM dan Masyarakat

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga membantu pelaku UMKM dalam memasarkan produk mereka. Dengan adanya subsidi, warga tidak hanya mendapatkan sarapan yang bergizi dengan harga terjangkau, tetapi juga mendukung ekonomi lokal. “Kami sangat bersyukur, karena kegiatan ini menjadi ladang ibadah bagi kami dan memungkinkan kami untuk berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” tambah Tan Wijaya.
Kehadiran kegiatan sosial ini tidak hanya membawa harapan bagi masyarakat Sukabumi, tetapi juga menunjukkan semangat kolaborasi antar organisasi Tionghoa yang berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi komunitas. Dengan kegiatan semacam ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua.

Kegiatan soft opening ini diharapkan dapat menginspirasi organisasi lain untuk melakukan kegiatan serupa, serta memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di masyarakat. Melalui aksi nyata seperti ini, PSMTI Sukabumi dan organisasi mitra menunjukkan dedikasi mereka dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi pada upaya penanganan masalah kesehatan di daerah.
Berbagi makanan murah dan bergizi ini merupakan salah satu upaya PSMTI dalam mendukung program Pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan penurunan angka stunting. Dukungan PSMTI secara bulat tersebut telah disuarakan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-20 beberapa waktu lalu.

Selain di Sukabumi, berbagi makanan murah ini juga dilakukan di sejumlah daerah termasuk di tingkat pusat. Melalui Departemen Sosial, Lingkungan Hidup dan Kesehatan, kepengurusan PSMTI tingkat pusat telah menggelar acara yang serupa sebanyak lima kali dengan nama PSMTI Makmur (makanan murah). Makanan dengan harga miring ini, merupakan makanan dengan komposisi menu yang bergizi.
