BusinessEconomicHeadline News

Kawasan Industri Sei Mangkei Sumut Targetkan Investasi Rp129 Triliun

Kawasan Industri Sei Mangkei, Sumatera Utara tidak akan pernah putus untuk menarik investor. Bahkan kawasan ini telah memiliki target nilai invetasi yang dicapai hingga 2031 mendatang. Nilai investasi yang ditergetkan mencapai Rp129 triliun di atas lahan seluas 1.933 hektare dengan tenaga kerja 83.300 orang.

“Dari 1.933 hektare, pembagiannya itu untuk zona industri sebesar 70 persen, untuk zona logistik 15 persen, sisanya untuk pariwisata,” kata Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Imam Haryono di Jakarta, Senin, 25 Juli 2017.

Baru satu industry yang berdiri di kawasan yang juga ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) itu. Industri tersebut yakni PT Unilever Oleochemical Indonesia dengan nilai investasi Rp3,35 triliun.

Setelah PT Unilever akan menyusul tiga perusahaan yang tengah persiapkan diri untuk peletakan batu pertama  di kawasan yang khusus membangun hilirisasi industri agro itu, yakni PT Industri Nabati Lestari dengan nilai investasi Rp1 triliun, PLTBg Sei  Mangkei berkapasitas 1,6 Mega Watt dengan nilai investasi Rp53 miliar dan Insect Bio Reactors (IBR) PT Alternative Protein Indonesia dengan nilai investasi Rp5,7 triliun.

Kehadiran empat industry  ini termasuk PT Unilever. secara total telah menyumbang in vestasi di Kawasan Industri Sei Mangkei menjadi sekitar Rp10,58 triliun dengan luas lahan yang telah terpakai seluas 263 hektare atau 14 persen dari seluruh lahan yang ada.

“Untuk pembangunan pabrik minyak goreng oleh PT Industri Nabati Lestari realisasi pembangunannya sekitar 27,26 persen dengan target operasi 2018. Untuk PLT Biogas dan IBR PT API itu mulai dibangun September 2017,” ujar Imam.

 

Bicara soal pembangunan  infrastruktur, Kementerian Perindustrian siap membantu dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 353 miliar. Anggaran tersebut diperuntukan untuk   membangun jalan poros, pelabuhan daratan dan jalur kereta api sepanjang 3,9 kilo meter. Selain Kemenperin, PTPN III juga turut membangun infrastruktur dengan nilai RP495 miliar.

Dengan demikian, total anggaran untuk pembangunan infrastruktur hingga saat ini sebesar 848 miliar dari total kebutuhan anggaran pembangunan kawasan itu sebesar Rp5,1 triliun.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button