BusinessDestinationEconomicHeadline News

ITDC Akan Investasi Untuk Kembangkan Wisata Bromo Tengger Semeru

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia semakin mantap melebarkan sayap bisnisnya di bidang pariwisata. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menjadi proyek yang baru selesai digarap oleh , Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Setelah Mandalika ITDC,  mulai menggarap wisata prioritas non Bali, yaitu Bromo Tengger Semeru.

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Abdulbar M Mansoer, menjelaskan, proyek yang bakal digarap itu sudah dibentuk melalui penekenan nota kesepahaman dengan  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang serta investor pemilik tanah.

Yang jelas, perusahaan pelat merah ini bakal menjalin kerja sama dengan kedua mitra tersebut dengan skema pengelolaan operasional tempat wisata atau destination management operation. Adapun total luas areal kawasan wisata Bromo Tengger tersebut mencapai 200 hektare (ha). “Namanya The Singosari,” kata Abdulbar M Mansoer seperti yang dilansir Kontan beberapa waktu lalu.

Apa yang dilakukan ITDC dalam menggarap wisata Bromo Tengger Semeru merupakan mandat dari pemerintah pusat  untuk mengembangkan kawasan tersebut. Pengembangan yang dilakukannya  yakni dengan  menggenjot kunjungan turis, terutama dari luar negeri.

Untuk sementara, Abdulbar masih belum bisa merinci nilai investasi dari proyek tersebut. Pasalnya belum masuk ke tahap pengkajian dalam mengembangkan wisata Bromo Tengger dan Semeru tersebut.  Tahap kajian direncanakan bisa tuntas pada akhir September tahun ini.

Kendati dimikian Abdulbar menyakini nilai  nilai investasi The Singosari bakal berbeda dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika yang ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). “Masih lebih besar Mandalika,” tutur Abdulbar M Mansoer.

Maklum, luas areal KEK Mandalika mencapai 1.175 hektare. Menurut catatan yang dijabarkan KONTAN, nilai investasi untuk membangun infrastruktur di Mandalika bisa mencapai Rp 3,3 triliun.

ITDC sendiri menargetkan bisa menyelesaikan tahap perencanaan bisnis (business plan) dan studi kelayakan dari proyek The Singosari tersebut pada akhir tahun ini. Setelah itu, rencana pembangunan proyek wisata di sekitar Bromo tersebut sudah bisa terlaksana tahun depan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button