KemenLHK Galakkan Eco-Office dan Eco-Campus
Salah satu rangkaian dari Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 adalah gerakan Tiga Bulan Bebas Sampah (TBBS). Gerakan ini pula yang mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengembangkan kerjasama program pendidikan lingkungan (eco-office dan eco-campus).
Kerjasama ini dilakukan melalui Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Suma) serta Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Sulawesi Selatan.
“Sekarang adalah era kolaborasi. Di sini kita mengenal tentang sharing economy, dimana ekonomi bertumbuh dari sharing Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga mendukung kami untuk lebih mendalami daya tampung dan daya dukung lingkungan. Sekaligus mempersiapkan beberapa pakar yang ada dalam bidangnya yang didukung oleh Unibos,” ujar Kepala P3E Suma, Darhamsyah.
Darhamsyah juga mengatakan, melalui kerjasama dengan Perguruan Tinggi, pihaknya bisa melakukan berbagai kajian akademik. Sekaligus bersama-sama mengembangkan program peduli lingkungan.
Pada waktu yang sama, sebanyak 45 tenaga kependidikan Unibos berkesempatan untuk mengikuti workshop dengan tema lingkungan. Menurut Darhamsyah, kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka mewujudkan green campus atau green office, sebagai gaya hidup ramah lingkungan.
“Kesempatan ini kita manfaatkan untuk bertukar pikiran. Terkait solusi-solusi baik dalam pengelolaan lingkungan. Dari sinilah kita inginkan adanya penguatan inisiatif. Sebab program pemerintah pun tidak bisa dilaksanakan sendiri, tanpa dukungan tindakan berbagai kalangan,” ujarnya seperti yang diinformasikan KemenLHK Senin, (29/1).
Ia kemudian berharap setelah ini munculnya inspirasi-inspirasi yang dapat membantu membangun pengembangan yang ingin dicapai. Serta sesuai dengan wawasan lingkungan.
